Meraup Untung dari Bisnis Pom Mini (I)

0
764

Pom Mini, Bisnis Kecil Menggiurkan

Bisnis Pertamini atau Pom Mini Menjamur di berbagai daerah

CILACAP,SERAYUNEWS-Dalam beberapa waktu terakhir, keberadaan pengecer bahan bakar minyak (BBM) yang menggunakan dispenser layaknya Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) makin menjamur di berbagai daerah. Tak terkecuali di Cilacap, pengecer bbm yang biasanya menggunakan jeriken kini mulai beralih ke alat pompa atau dispenser. Tampilan dispenser yang nyaris persis dengan SPBU Pertamina, mampu meyakinkan pembeli bahwa pengecer bbm berdispenser terlihat “profesional”. Ada beberapa jenis mesin dispenser yang dipasarkan. Dari yang manual dengan gelas ukurnya, hingga yang canggih dengan tampilan digital harga serta volumenya.

Baca Juga

Pertamina Persoalkan Logo dan Nama Pertamini

Beberapa pengecer memelesetkan nama dagangnya menjadi Pertamini. Tetapi, beberapa pengecer lain memilih nama yang lebih aman seperti Pom Mini atau tak bernama sama sekali. Hanya warna mesin dispenser yang menyerupai dispenser SPBU Pertamina. Keberadaan Pom Mini ini pun disambut berbagai pelaku usaha untuk mencari peluang bisnisnya.

Dari penjual mesin dispenser, hingga pembeli alat itupun semuanya bisa meraup untung. Harga bbm eceran dari Pom Mini tersebut, rata rata selisih Rp 500 hingga Rp 1000 dari harga SPBU resmi Pertamina. Dengan modal sekitar 20 juta rupiah hingga 30 juta rupiah, modal yang dikeluarkan pemilik usaha Pom mini bisa cepat kembali.

Salah satu penjual mesin dispenser untuk Pom Mini berinisial KO mengungkapkan, mesin dispenser tersebut dijual dengan harga bervariasi sesuai dengan spesifikasi. Untuk mesin dispenser dengan satu gagang atau nozzle, kisaran harganya sekitar Rp 12 juta. Sementara untuk dua gagang atau nozel antara Rp 20 juta hingga Rp 25 juta.

“Harga sudah murah dan termasuk jasa pengiriman dan pemasangan, biasanya antara Rp 14 juta hingga lebih dari Rp 25 juta,” jelasnnya saat dihubungi serayunews.com, Selasa (17/1/2017) siang.

Warga salah satu Desa di Kecamatan Gandrungmangu ini menjelaskan, para pembeli atau pengecer hanya menyiapkan tempat untuk alas atau dudukan mesin dispenser tersebut. Dengan ukuran dudukan sekitar satu kali setengah meter, mesin dispenser Pom Mini siap dipasang. Tempat penampungan bbm juga dijual dalam satu paket dengan kapasitas 210 liter.

“Kita nanti kasih tau cara mengatur harga dan takarannya. Hanya siapkan dudukan saja, nanti kita rakit dulu dan pasang di lokasi. Mesin saya dari daerah Jawa Barat,” tuturnya.

Terkait garansi, kata dia, pihaknya hanya menjamin garansi selama enam bulan. Namun, apabila terjadi kerusakan dengan mesin dispenser. Para pengecer bisa menghubungi kembali.

“Sebenarnya tidak bergaransi, tetapi kita kasih garansi enam bulan. Kalau pemakaiannya benar dan wajar, alat itu berfungsi baik. Tetapi bila ada kerusakan, bisa menghubungi saya,” pungkasnya.

Lalu terkait dengan perijinan keberadaan usaha ini, apa kata Pertamina dan Pertamina? Legal atau Ilegal?(SN)

Baca Juga :

Pertamina Persoalkan Logo dan Nama Pertamini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here