Tim SAR Gabungan Temukan Nelayan yang dilaporkan Hilang

Operasi SAR di Perairan Selatan Kebumen dihentikan

0
1329
Ilustrasi : Polisi dan Anggota Basarnas Cilacap mengevakuasi mayat perempuan yang ditemukan di pantai Winong Desa Slarang Kecamatan Kesugihan, Rabu 3 Mei 2017. Foto : Istimewa

CILACAP,SERAYUNEWS.COM-Tim SAR (Search And Rescue) Gabungan akhirnya menemukan nelayan yang tenggelam di pantai perbatasan Glempang Pasir Kecamatan Adipala. Jasad Ateng (30) warga Perumahan PPC RT 03 RW 04 Kecamatan Cilacap ditemukan sekitar pukul 19.15 WIB, Kamis (20/7/2017 malam.

Ilustrasi : Polisi dan Anggota Basarnas Cilacap mengevakuasi mayat perempuan yang ditemukan di pantai Winong Desa Slarang Kecamatan Kesugihan, Rabu 3 Mei 2017. Foto : Istimewa

Kepala Basarnas Pos SAR Cilacap, Mulwahyono menjelaskan, korban ditemukan Tim SAR gabungan di pantai Welahan Kecamatan Adipala atau sekitar lapangan tembak, kurang lebih 2 km dari lokasi korban tenggelam. Korban selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Cilacap untuk dilakukan visum.

“Operasi SAR ditutup dan untuk seluruh pihak yang terlibat kami mengucapakan terima kasih,” jelasnya kepada serayunews.com, Kamis (20/7/2017).

Sebelumnya, perahu L Jordan berangkat pada Selasa (18/7/2017) diterjang gelombang tinggi. Kapal berukuran 11 meter itu membawa tiga abk diantaranya, Minggu warga Tegalkatilayu Kelurahan Tegalkamulyan Kecamatan Cilacap Selatan serta Anto dan Ateng, keduanya warga Perumahan PPC Kelurahan Tegalakmulyan Cilacap Selatan. Sekitar pukul 03.00 WIB Rabu (19/7/2017), kapal tersebut akan mendarat di perbatasan pantai Glempang Pasir Kecamatan Adipala. Belum sampai dibibir pantai, kapal tersebut diterjang gelombang tinggi. Ketiga abk terjatuh dari kapal. Dua abk berhasil menyelamatkan diri, sementara satu lainnya terseret arus. Satu abk dilaporkan hilang yaitu Ateng warga Perumahan PPC Kelurahan Tegalkamulyan Kecamatan Cilacap Selatan.

Baca Juga : Diterjang Gelombang Tinggi Tiga Nelayan Tenggelam, Satu Hilang

Sementara itu, operasi pencarian abk KM Berkah Melimpah Jaya yang hilang di perairan selatan Kebumen juga dihentikan. (Sebelumnya : Diterjang Gelombang Tinggi, Kapal Asal Cilacap Berisi 21 Abk Terbalik)

Mulwahyono mengatakan, hingga hari ketujuh pencarian abk atas nama Hari Kartona (30), jalan Cempaka RT 03 RW 03 Kelurahan Sidakaya Kecamatan Cilacap Selatan belum ditemukan. Sesuai dengan standar operasi, apabila tujuh hari korban kecelakaan laut belum ditemukan maka pencarian dihentikan. Selain itu, medan pencarian yang jauh di tengah laut serta kondisi gelombang tinggi juga menjadi kendala pencarian tersebut.

“Korban dinyatakan hilang dan operasi SAR ditutup sar di tutup,” ungkapnya.

Baca Juga :

Diterjang Gelombang Tinggi, Kapal Asal Cilacap Berisi 21 Abk Terbalik

12 Jam Survival di Lautan, 19 ABK Kapal Asal Cilacap Selamat

Nakoda Kapal Nekad Ikut Cari Abknya yang Hilang