Ditengah Kepungan Warga, Pelaku Curanmor di Wanareja Ini Ancam Akan Menembak

0
1553
Belasan warga mengamankan pelaku Curanmor di Desa Limbangan Kecamatan Wanareja. Foto : Dok Polres Cilacap

CILACAP,SERAYUENEWS.COM-Dua pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) beraksi pada Kamis (3/8/2017) dini hari. Dalam keheningan suasa desa, mereka menyatroni salah satu rumah warga di Dusun Kroya Desa Limbangan Kecamatan Wanareja. Tetapi, aksi mereka tak berjalan mulus.

Pemilik rumah dan warga memergoki aksi kedua penjahat ini. Secepat kilat, keduanya berusaha melarikan diri. Satu pelaku berhasil lolos menuju hutan dan menghilang di kegepalan malam. Sementara, satu pelaku lain berhasil diamankan belasan warga yang sudah berkumpul. Pelaku nyaris habis dihakimi warga. Ditengah kepungan, pelaku mengancam akan menembak

Patroli rutin Kepolisian Sektor Wanareja yang mendapat laporan tersebut, tancap gas menuju lokasi kejadian. Meski mendapat berbagai hadiah berupa bogem mentah dari warga, pelaku masih beruntung. Polisi mengamankan pelaku dan menggeladanngya ke Mapolsek Wanareja. Kapolres Cilacap AKBP Yudho Hermanto Sik melalui Kapolsek Wanareja, AKP Mudjiali mengungkapkan, pelaku yang berhasil ditangkap berinisal FR (45) warga Desa Suka Mulya Kecamatan Langkap Lancar Kabupaten Pangandaran. Peristiwa itu berawal dari laporan yang diterima nggota Polsek Wanareja sekitar pukul 03.00 WIB.

“Kebetulan, angota tersebut sedang melakukan patroli rutin pada jam rawan itu,” ungkapnya, Kamis (3/8/2017).

Pelaku, kata dia, melakukan aksi pencurian dengan pemberatan di rumah Asep Santosa, RT 03 RW 03 Dusun Kroya Desa Limbangan Kecamatan Wanareja. Dua pelaku akan mencuri sepeda motor Honda Versa warna hitam, bernomor polisi R-3291-AN. Namun, aksi mereka digagalkan warga dan pemilik rumah. Satu pelaku berhasil diamankan, sementara satu lainnya kabur. Polisi dan warga sempat mencari yang melarikan diri kerah ke hutan bambu. Tetapi, hingga matahari pelaku tak ditemukan.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada warga serta tokoh masyarakat dan agama setempat, atas partisipasi dalam membantu mengamankan Pelaku. Sehingga tidak terjadi main hakim sendiri. Kami juga menghimbau agar masyarakat pada saat istirahat Sepeda motor sudah di masukkan kedalam rumah dan kunci pintu dan jendela rumah,” pungkasnya.