
SERAYUNEWS – Peringatan Isra Miraj 1446 Hijriah di Desa Karangmangu, Kecamatan Kroya, Kabupaten Cilacap, berlangsung meriah dengan digelarnya pawai Abid-abidan seribu obor pada Jumat (16/1/2026) malam.
Kegiatan ini dipusatkan di Musala Sunan Kalijaga dan diikuti ratusan warga dari berbagai kalangan.
Pawai budaya bernuansa religi tersebut menempuh rute beberapa kilometer, dimulai dari perbatasan desa dan berakhir di kompleks Musala Sunan Kalijaga.
Sepanjang perjalanan, warga membawa obor bambu berbahan minyak tanah yang menerangi jalan desa dan menciptakan suasana khidmat sekaligus semarak di malam peringatan Isra Miraj.

Selain pawai obor, panitia menampilkan atraksi khas Abid-abidan berupa permainan bola api serta pertunjukan dari Perguruan Pencak Silat Setia Hati Teratai (PSHT).
Aksi para pemain bola api yang menunjukkan keahlian khusus di tengah kobaran api menjadi tontonan yang paling menyita perhatian warga.
Anak-anak TPQ, remaja, hingga orang tua ikut ambil bagian dalam pawai tersebut. Antusiasme warga terlihat tidak hanya sebagai peserta, tetapi juga sebagai penonton yang memadati sisi jalan untuk menyaksikan rangkaian atraksi sepanjang rute pawai.
Pembina Abid Musala Sunan Kalijaga, Imam Nahrowi, menyebut kegiatan ini menjadi bagian dari syiar Islam sekaligus upaya melestarikan kesenian tradisional yang mulai jarang dijumpai.
“Kita meramaikan malam Isra Miraj sekaligus nguri-nguri kesenian Abid-abidan agar tidak punah. Ini warisan budaya yang sudah turun-temurun,” ujar Imam.
Menurutnya, seni Abid-abidan merupakan tradisi khas Cilacap yang memadukan unsur religi, hiburan, dan keahlian bela diri api. Kesenian ini biasanya tampil dalam perayaan hari besar Islam, seperti Isra Miraj, Tahun Baru Islam, hingga Hari Santri.

Imam menambahkan, minat generasi muda terhadap Abid-abidan kini mulai meningkat. Warga bersama pengurus musala rutin menggelar latihan agar kesenian tersebut tetap hidup dan diminati anak-anak serta remaja di desa.
“Alhamdulillah masyarakat sangat mendukung. Anak-anak muda sekarang mulai mencintai Abid-abidan, jadi kesenian ini lebih hidup lagi. Harapannya, jangan sampai Abid-abidan punah,” pungkasnya.
Pawai seribu obor pun menjadi simbol semangat kebersamaan warga Kroya dalam merayakan Isra Miraj sekaligus menjaga tradisi lokal agar tetap lestari dari generasi ke generasi.