Sabtu, 3 Desember 2022

10 Rumah di Gunung Wuled Terancam Longsor

Salah satu rumah di Desa Gunung Wuled, Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga terancam atas terjadinya pergerakan tanah.

Sejumlah sepuluh rumah di Desa Gunung Wuled, Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga terancam atas terjadinya pergerakan tanah. Bahkan, beberapa rumah sudah terjadi retakan di tembok. Curah hujan yang tinggi beberapa hari ini menjadikan kewaspadaan bagi para warga.


Purbalingga, Serayunews.com

Camat Rembang, Revon Haprindiat mengatakan, pada Selasa (1/12/2020) terjadi tanah longsor. Material longsor menutup akses jalan penghubung ke Banjarnegara di Dusun Karanggedang, Desa Gunungwuled, Kecamatan Rembang.

“Material longsor menutup akses jalan Purbalingga ke Banjarnegara sepanjang kurang lebih 25 meter, itu sudah dibersihkan. Namun, di desa ini juga terjadi pergerakan tanah yang mengancam 10 rumah,” kata Revon, Jumat (4/12/2020).

Dijelaskan, bahwa jalan setapak ke pemukiman warga sebanyak 10 rumah. Paling terancam ada dua rumah. Tanah di atas setapak sudah ambles dan retak-retak parah. Jika hujan terus menerus, maka bisa mengancam pemukiman yang masuk wilayah Dukuh Pentul, desa setempat.

“Kami mengimbau agar warga tetap waspada. Karena hujan masih terus dengan intensitas tinggi. Lalu di titik longsoran lama juga masih ada titik berdekatan lain yang berpotensi longsor susulan,” ujarnya.

Baca Juga : Longsor kalitlaga, Warga Terisolir Akibat Jalan Putus dan Tiga Rumah Terancam Ambruk

Baca Juga : Rekahan Makin Parah, Rumah Edi Turyanto Rata Dengan Tanah

Pihaknya sudah meminta perangkat desa dan warga untuk selalu siaga komunikasi. Baik antar perangkat, warga dan pemerintah kecamatan dan desa. Tujuannya agar saat ada ancaman kejadian bencana bisa langsung termonitor.

“Waspada dan peka terhadap perubahan lingkungan sangat diperlukan saat ini. Agar tidak ada bencana yang sampai merenggut korban jiwa,” ujarnya.

Seperti diketahui, berdasarkan data dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) tercatat, setidaknya 66,67 persen wilayah di Kabupaten Purbalingga rawan terjadi pergerakan tanah dan bencana tanah longsor. Dari persebaran tingkat kerawanan, wilayah utara Purbalingga menjadi areal yang lain.

Berita Terpopuler

Berita Terkini