Senin, 23 Mei 2022

Alhamdulillah, Ribuan Pedagang di Purbalingga Terima Bantuan Tunai Rp 600 ribu

Alhamdulillah, Ribuan Pedagang di Purbalingga Terima Bantuan Tunai Rp 600 ribu

Sebanyak 6.000 pelaku usaha, terdiri dari pedagang kaki lima dan pengusaha warung di Kabupaten Purbalingga, terima bantuan modal. Penyaluran dilakukan oleh Polres Purbalingga selama tiga hari, sejak Rabu-Jumat (23-25/03/2022). Masing-masing penerima, mendapatkan Rp 600 ribu rupiah.


Purbalingga, serayunews.com

Penyaluran Bantuan Tunai Pedagang Kaki Lima Warung dan Nelayan (BTPKLWN) sudah mulai dilaksanakan oleh Polres Purbalingga, selama tiga hari Rabu-Jumat (23-25/03/2022). Penyaluran tahap pertama, dilakukan untuk 2.000 penerima. Selama tiga hari itu, Polres Purbalingga menyalurkan bantuan untuk 806 penerima.

Baca juga  Pabrik Kayu di Dayeuhluhur Cilacap Kebakaran

Kapolres Purbalingga, AKBP Era Johny Kurniawan menyampaikan, total ada 6.000 penerima. Dilakukan melalui tiga tahap, masing-masing 2.000. Tiga hari ini disalurkan untuk 806 orang penerima, bertempat di halaman Polres Purbalingga.

“Polres Purbalingga hanya bersifat mencari sasaran dan menyalurkan. Kami libatkan Bhabinkamtibmas untuk melakukan pendataan terhadap masyarakat yang berhak menerima bantuan tersebut,” jelas Kapolres, Kamis (24/3/2022).

Bantuan tunai bagi para pedagang kaki lima, warung dan nelayan ini merupakan program pemerintah, dalam rangka pemulihan ekonomi nasional. Seperti diketahui, selama Pandemi sektor perekonomian hampir lumpuh.
Kapolres menjelaskan, bahwa prosesnya setelah mendapatkan sasaran melalui pendataan kemudian dilakukan input melalui aplikasi Puskeu Presisi Polri. Selanjutnya diverifikasi dengan data dari pemerintah pusat.

Baca juga  Ditinggal Cucu Keluar Rumah, Nenek 70 Tahun di Purbalingga Hilang

“Sasaran penerima bantuan ini, tidak boleh menerima bantuan lainnya dari pemerintah,” jelasnya.

Lebih lanjut disampaikan, Polres Purbalingga diminta menyalurkan bantuan untuk 6.000 orang. Penyaluran dibagi dalam tiga tahap dengan jumlah 2.000 orang di masing-masing tahapnya.

“Bantuan tersebut tanpa dipotong biaya apapun,” ujarnya.

Selesai penyaluran sejumlah 806 orang penerima, selanjutnya akan diteruskan di masing-masing Polsek. Tahap itu nanti akan dimulai kembali pada tanggal 29 Maret. Sedangkan untuk tahap dua dan tiga, nanti akan menyusul di bulan-bulan berikutnya.

Satu di antara penerima bantuan, Dwi Vitami asal Karangreja menyampaikan, sangat beruntung bisa mendapatkan bantuan. Tentunya uang tersebut, akan kembali dibelanjakan untuk mengisi stok warungnya.

Baca juga  Bagaimana Kebijakan Pelonggaran Masker di Cilacap? Ini Penjelasannya

“Warung kelontong, ya seneng banget yah, lumayan banget ini, akan dipakai untuk belanja stok yang pasti,” kata dia.

Berita Terkait

Berita Terkini