
BANJARNEGARA, SERAYUNEWS – Sebagai langkah awal memperkuat sinergi lintas sektor dalam menghadapi potensi bencana yang meningkat selama musim kemarau, Polres Banjarnegara menggelar menggelar Apel Kesiapsiagaan Antisipasi Dampak El Nino dan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di halaman Mapolres Banjarnegara, Rabu (5/8/2026).
Apel bersama ini melibatkan berbagai unsur yang ada, mulai dari Pemerintah Kabupaten Banjarnegara, Polres, Kodim 0704 Banjarnegara, BPBD, Satpol PP, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Perhutani, PMI, hingga Taruna Siaga Bencana.
Dalam amanahnya, Kapolres Banjarnegara AKBP Dr. Aruma Chandra Dewi menjelaskan bahwa fenomena El Nino berpotensi memicu kenaikan suhu udara dan menurunkan curah hujan dalam periode tertentu.
Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan, terutama di kawasan hutan, lahan kering, perkebunan, hingga wilayah yang masih terdapat aktivitas pembakaran oleh masyarakat.
“Guna mengantisipasi fenomena El Nino dan Karhutla, kami melakukan penggelaran personel dan peralatan agar seluruh unsur selalu siap menghadapi berbagai kemungkinan. Wilayah selatan Banjarnegara akan terus kami pantau. Kami berharap tidak terjadi kejadian yang tidak diinginkan, namun seluruh pihak harus tetap siaga. Semoga Banjarnegara tetap aman dan kondusif,” ujar Kapolres.
Menurutnya, Kabupaten Banjarnegara memiliki karakteristik geografis yang didominasi kawasan perbukitan, pegunungan, hutan, serta lahan pertanian. Kondisi tersebut menjadikan upaya pencegahan sebagai langkah yang jauh lebih penting dibandingkan penanganan ketika kebakaran sudah meluas.
“Kita tidak boleh menunggu sampai terjadi kebakaran dalam skala besar. Pencegahan harus menjadi prioritas bersama,” katanya.
AKBP Aruma juga menekankan bahwa penanggulangan dampak El Nino maupun Karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian atau pemerintah daerah semata. Keberhasilan dalam mencegah bencana sangat bergantung pada kesiapsiagaan, kecepatan respons, serta soliditas seluruh elemen masyarakat dan instansi terkait.
Ia mengajak seluruh pihak untuk meningkatkan kesadaran menjaga lingkungan dengan tidak melakukan pembakaran lahan maupun tindakan lain yang dapat memicu kebakaran.
“Mencegah kebakaran jauh lebih baik daripada memadamkan api yang sudah meluas. Mari bersama-sama menjaga hutan dan lingkungan karena kelestariannya merupakan bagian penting dalam menjaga keselamatan dan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Melalui apel kesiapsiagaan tersebut, Polres Banjarnegara berharap koordinasi antarinstansi semakin kuat sehingga personel, sarana dan prasarana, strategi penanganan, hingga sistem komunikasi di lapangan benar-benar siap apabila sewaktu-waktu terjadi keadaan darurat.
Kapolres juga mengingatkan seluruh personel untuk selalu mengedepankan profesionalisme, humanisme, serta sinergitas dalam setiap pelaksanaan tugas.
“Dengan kebersamaan, koordinasi yang solid, dan komitmen seluruh unsur, saya yakin setiap potensi gangguan akibat El Nino maupun Karhutla dapat dicegah sejak dini sehingga masyarakat Banjarnegara tetap merasa aman,” katanya.