
SERAYUNEWS – Pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) 2026 kembali menarik perhatian ribuan calon mahasiswa di Indonesia.
Selain fokus mempersiapkan nilai dan hasil seleksi, banyak peserta juga penasaran dengan keberadaan barcode yang tercantum pada kartu peserta maupun halaman pengumuman SNBT.
Tidak sedikit peserta yang bertanya mengenai fungsi barcode SNBT dan alasan kode tersebut menjadi bagian penting dalam sistem seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri.
Meski terlihat sederhana, barcode ternyata memiliki peran penting dalam mendukung proses administrasi hingga validasi data peserta selama tahapan UTBK-SNBT berlangsung.
Keberadaan barcode bukan hanya sekadar tampilan digital tambahan. Sistem ini digunakan untuk mempercepat proses verifikasi data sekaligus memudahkan panitia dalam memastikan identitas peserta sesuai dengan data resmi yang tersimpan pada sistem SNPMB.
Salah satu fungsi utama barcode pada kartu peserta SNBT adalah untuk proses pemeriksaan identitas saat hari ujian.
Ketika peserta tiba di lokasi UTBK, panitia biasanya akan melakukan pemindaian barcode menggunakan perangkat atau aplikasi khusus yang telah terintegrasi dengan sistem pusat.
Setelah barcode dipindai, informasi penting peserta akan langsung muncul secara otomatis pada layar panitia.
Data tersebut meliputi nama lengkap peserta, nomor pendaftaran, lokasi ujian, jadwal tes, hingga sesi pelaksanaan UTBK.
Sistem digital ini dinilai lebih praktis dibandingkan pemeriksaan manual karena dapat mengurangi risiko kesalahan pencatatan data. Selain itu, proses antrean peserta saat masuk ruang ujian juga menjadi lebih cepat dan tertata.
Penggunaan barcode juga membantu menghindari potensi penyalahgunaan identitas peserta. Dengan sistem pemindaian otomatis, panitia dapat memastikan bahwa peserta yang hadir benar-benar sesuai dengan data resmi yang telah terdaftar pada sistem SNPMB.
Karena itulah, peserta diimbau menjaga kartu ujian dengan baik agar barcode tetap terlihat jelas dan tidak mengalami kerusakan. Barcode yang buram, terlipat, atau rusak bisa menghambat proses verifikasi saat ujian berlangsung.
Selain digunakan saat pelaksanaan UTBK, barcode SNBT juga menjadi perhatian peserta ketika pengumuman hasil seleksi dirilis.
Banyak calon mahasiswa menilai warna barcode tertentu sebagai tanda kelulusan atau tidak lolos pada jalur SNBT.
Pada pengumuman SNBT 2026, peserta yang dinyatakan lolos umumnya akan melihat barcode berwarna biru atau hijau yang disertai ucapan selamat dari sistem.
Di halaman tersebut juga tercantum informasi lengkap mengenai program studi dan perguruan tinggi negeri tujuan.
Tidak hanya itu, peserta yang lolos biasanya mendapatkan informasi tambahan terkait tahapan registrasi ulang, jadwal verifikasi dokumen, hingga proses pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT).
Oleh sebab itu, peserta disarankan membaca seluruh informasi yang muncul pada halaman pengumuman secara teliti.
Sementara itu, peserta yang belum berhasil lolos melalui jalur SNBT biasanya akan melihat barcode berwarna merah tanpa adanya ucapan selamat. Sistem hanya menampilkan pemberitahuan bahwa peserta belum diterima pada seleksi tahun tersebut.
Meski demikian, peserta yang tidak lolos masih memiliki kesempatan mengikuti jalur seleksi lain, termasuk seleksi mandiri yang dibuka sejumlah perguruan tinggi negeri maupun swasta.
Peserta yang dinyatakan lolos SNBT tidak boleh terlalu lama larut dalam suasana perayaan. Setelah pengumuman keluar, terdapat sejumlah tahapan administrasi yang wajib diselesaikan dalam batas waktu tertentu.
Tahap pertama adalah mengunduh sertifikat hasil UTBK yang nantinya digunakan sebagai dokumen pendukung registrasi ulang. Sertifikat tersebut juga bisa dimanfaatkan untuk mengikuti jalur seleksi lain apabila diperlukan.
Selanjutnya, peserta harus memperhatikan jadwal verifikasi dokumen yang diumumkan oleh masing-masing perguruan tinggi negeri.
Setiap kampus memiliki aturan berbeda terkait dokumen yang harus disiapkan, mulai dari ijazah, kartu keluarga, pas foto, hingga dokumen penghasilan orang tua.
Tahapan berikutnya adalah proses penentuan Uang Kuliah Tunggal atau UKT. Pada proses ini, pihak kampus akan menilai kondisi ekonomi keluarga mahasiswa untuk menentukan besaran biaya pendidikan yang harus dibayarkan.
Beberapa perguruan tinggi juga mengadakan registrasi langsung di kampus, seperti pengambilan foto kartu mahasiswa, pemeriksaan berkas asli, hingga pembagian atribut almamater.
Peserta yang tidak mengikuti proses daftar ulang sesuai jadwal berisiko kehilangan status kelulusan. Oleh karena itu, calon mahasiswa baru diminta rutin memantau informasi resmi dari universitas masing-masing setelah pengumuman SNBT diumumkan.
Nah itu dia fungsi dan arti barcode SNBT. Semoga bermanfaat.***