Kamis, 7 Juli 2022

Awas! Lebaran Rawan Gratifikasi di Kalangan ASN 

Awas! Lebaran rawan gratifikasi di kalangan ASN. Foto: dok Pemkab Purbalingga

Hari raya Idulfitri 1443 H, tinggal hitungan hari lagi. Selain menggenakan pakaian baru, euforia Lebaran biasanya dilakukan dengan saling kirim bingkisan. Namun bagi aparatur sipil negara (ASN), perlu hati-hati. Sebab, momen itu menjadi rawan terjadinya gratifikasi.


Purbalingga, serayunews.com

Bupati Purbalingga, melarang seluruh pejabat dan pegawai di lingkungan pemerintah daerah Purbalingga menerima gratifikasi. Larangan itu telah disampaikan melalui surat edaran (SE) nomor 180/7664/2022, tanggal 20 April 2022.

Baca juga  Atlet Renang Purbalingga, Borong Medali di Ajang Kualifikasi Porprov

Inspektur Inspektorat Daerah Purbalingga, Yanuar Abidin menyampaikan, SE Bupati itu benar adanya. Larangan tersebut bertujuan untuk mewujudkan good governance dan clean goverment, serta meminimalisir benturan kepentingan.

“Para pejabat dan pegawai dilarang menerima, meminta, memberikan hadiah berupa uang, bingkisan/parsel fasilitas, maupun pemberian lainnya dari/ untuk bawahan, rekan kerja, dan atau rekanan/pengusaha yang berhubungan dengan jabatan, tugas, dan pekerjaannya,” katanya.

Apabila ada pejabat atau pegawai yang menerima yang berkaitan dengan jabatannya, sesuai dengan surat edaran tersebut, lanjut Yanuar, harus melaporkan ke unit pengelola gratifikasi (UPG), Cq Inspektorat Daerah Kabupaten Purbalingga. Dari laporan itu, nantinya akan kami laporkan ke KPK RI.

Baca juga  Arsul Sani Sebut Polri Dapat Seimbangkan Penegakan Hukum dan HAM

“Saya berharap dengan larangan ini, praktik-praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme di lingkungan Pemerintah Kabupaten Purbalingga, bisa diminimalisir,” katanya.

Berita Terkait

Berita Terkini