Senin, 8 Maret 2021

Banjarnegara Berhasil Keluar dari Tiga Besar Daerah Termiskin di Jateng, Ini Resepnya

Dalam tiga tahun terakhir, pertumbuhan ekonomi Banjarnegara terus bergeliat. Bahkan berdasarkan hasil dari BPS, Banjarnegara kini sudah keluar dari tiga besar daerah miskin di Jawa Tengah.


Banjarnegara, Serayunews.com

Geliat ekonomi kerakyatan yang terjadi di Banjarnegara tidak lepas dari pembangunan infrastruktur yang dilakukan dalam tiga tahun terakhir. Hal ini seiring dengan program yang menjadi fokus pemerintah Kabupaten Banjarnegara.

Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono mengatakan, tiga tahun di awal kepemimpinannya lebih fokus pada pembangunan infrastruktur. Hal ini dibuktikan dengan pembangunan infrastruktur khususnya jalan yang sudah mencapai 80 persen. Sementara 20 persen sisa periode ini akan selesaikan dalam dua tahun ke depan.

“Dua tahun ke depan akan kami selesaikan infrastruktur dan ekonomi kerakyatan. Hal ini tentu akan sejalan dengan visi misi Banjarnegara dalam mewujudkan Banjarnegara yang bermartabat dan sejahtera,” katanya.

Disadari atau tidak, selama pembangunan infrastruktur ini juga diimbangi dengan pertumbuhan ekonomi kerakyatan, seperti munculnya pedagang kecil yang ada di sepanjang jalan Banjarnegara. Sebab jalan yang mulus dan lebar akan memancing masyarakat untuk kreatif dalam pengembangan usaha.

“Sederhananya, saya memancing masyarakat dengan membangun gubug di pinggir jalan untuk berjualan hasil bumi, mulai dari buah, ketela, hingga hasil pertanian lainnya. Dan ini sudah mulai tumbuh. Tidak hanya sekadar gubug, tetapi juga sudah bermunculan usaha lain, termasuk warung kopi dan rest area sederhana,” katanya.

Dengan pola ini, maka masyarakat akan tertarik untuk membuka usaha. Sebagai contoh, sepanjang jalan Tunggara – Singamerta banyak bermunculan kios hingga toko. Tidak hanya itu jalur Punggelan-Pandanarum, Rakit-Wanadai juga banyak warung bermunculan.

“Ini yang kami maksud, saat awal saya menjabat, bagaimana kondisi infrastruktur di Banjarnegara, dan saat ini dengan jalan yang bagus, geliat ekonomi mulai tumbuh,” ujarnya.

Menurutnya, sebenarnya masyarakat ini mudah untuk diajak bangkit, tinggal bagaimana kebijakan pemimpin untuk memberikan ruang bagi mereka untuk kreatif. Pembukaan akses jalan tentu akan memudahkan semua pihak, mulai dari ekonomi, pendidikan, hingga akses pelayanan kesehatan menjadi lebih mudah.

Sektor pertanian juga akan ikut tumbuh, para petani lebih mudah dalam menjual hasil panen dengan biaya yang lebih murah karena akses mudah.

“Buktinya sudah terlihat, geliat ekonomi meningkat. Ini hasil BPS lho, data PBS yang menyebutkan kalau Banjarnegara sudah menyalip kabupaten lain dan keluar dari tiga besar zona miskin di Jawa Tengah,” ujarnya.

Editor :Redaksi

Berita Terkait

Berita Terkini

- Advertisement -