More

    Baru Beberapa Hari Berjalan, Pembelajaran Tatap Muka Dihentikan

    Purbalingga, serayunews.com – Baru tiga hari melaksanakan pembelajaran tatap muka, tiga SD di Desa Kutawis, Bukateja kembali diberhentikan. Ketua gugus covid-19 desa mencabut izin untuk kegiatan belajar tatap muka. Hal itu dilakukan karena ada seorang warga desa setempat terpapar virus Corona.

    Kepala Desa Kutawis, Habibi mengatakan ada tiga SD yang ijinnya dicabut. Masing-masing adalah SDN 01, SDN 02, dan SDN 03. Ketiga sekolah itu telah melaksanakan kegiatan pembelajaran tatap sejak tiga hari lalu.

    “Iya, ijin (belajar tatap muka, red) dicabut. Karena ada warga sekitar yang terpapar Corona,” kata Habibi, yang juga ketua gugus desa, Jumat (14/08/2020).

    Meskipun hanya satu orang yang terpapar, namun hal itu tetep perlu diwaspadai. Biar bagaimana pun antisipasi tetep perlu dilakukan. Demi keamanan dan kenyamanan, maka ijin dicabut.

    “Warga yang terpapar corona berjenis kelamin pria (58). Dia merupakan seorang perantauan dari Jakarta. Nanti ada 16 orang yang juga akan di tes,” kata dia.

    Dia menjelaskan, sebelumnya ijin dikeluarkan, tim gugus desa telah melakukan langkah-langkah protokoler kesehatan. Diantaranya sudah melakukan penyemprotan disenfektan. Telah memonitoring persiapan sarpras yang disediakan pihak sekolah.

    “Dari SD-nya juga telah melakukan penyemprotan dan menyidiakan sarana protokol kesehatan. Makannya kami izinkan. Pembelajaran tatap muka ini juga telah diizinkan dari pihak kecamatan. Setiap kelas hanya dibatasi setengah jumlah siswanya,” katanya.

    Ia belum bisa memastikan sampai kapan pencabutan izin kegiatan pembelajaran tatap muka berlaku. Pihaknya belum bisa memberikan izin kembali sampai batas waktu yang tidak ditentukan.

    “Jadi pembelajaran kembali ke daring lagi,” ujarnya.

    Kepala Bidang pembinaan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Purbalingga, Agustinus Indradi membenarkan adanya pencabutan izin pembelajaran tatap muka di Sekolah Dasar yang ada di Desa Kutawis. Pencabutan izin juga diberlakukan sekolah dasar yang ada di tetangga desa Kutawis.

    ” Ada juga Desa dilingkungan itu yang tidak diberikan izin,” ujar dia.

    Menurutnya kegiatan pembelajaran tatap muka mendasarkan pada Surat Edaran (SE) Bupati Purbalingga yang ditindak lanjuti oleh SE Kepala Dinas Pendidikan Purbalingga.

    Adapun syarat pembelajaran tatap muka yaitu SD itu harus ada gugus tugas di tingkat sekolah. Gugus tugas itulah yang meminta izin kepada gugus tugas di tingkat Desa atau kelurahan untuk sekolah dasar.

    “Gugus tugas tingkat desa/kelurahan itulah yang memberikan izin sekolah dasar mengadakan kegiatan tata. Pihak sekolah melaporkan ke korwilcam untuk memantau kegiatan tatap muka,” kata dia.

    Menurutnya, yang melatar belakangi diadakannya kegiatan pembelajaran tatap muka berawal adanya keluhan dari orang tua. Pembelajaran secara daring dinilai tidak efektif. Selain itu, ada juga daerah yang susah sinyal, dan tidak semuanya memiliki medianya, yaitu smartphone.

    “Yang membuat cemas lagi ketika siswa belajar di rumah dan berkumpul belajar bersama. Orang tua merasa kegiatan belajar mengajar lebih steril dilakukan di sekolah ketimbang di rumah,” kata dia.

    Agustinus mengatakan surat edaran pemerintah pusat juga telah menyatakan bahwa Kabupaten Purbalingga satu diantara Kabupaten/Kota yang telah diizinkan kegiatan tatap muka. Meski begitu pihaknya berdasarkan pada surat edaran Bupati yang mensyaratkan pemberian izin kegiatan tatap muka harus dilakukan secara selektif.

    “Pemberian izin harus dilakukan secara selektif,” ujar dia. (Amin)

    Berita Terkait

    HUT Ke 75 PMI, Ratusan Warga Donor Darah Untuk Kemanusiaan

    BANJARNEGARA, Serayunews.com-Memeringati hari PMI ke 75, ratusan warga mengikuti kegiatan donor darah yang dilaksanakan di sekretariat PMI Cabang Banjarnegara. Kegiatan tersebut digelar sebagai wujud...

    Saling Mendukung Usaha Sesama Alumni, Ganesa Gelar Pelatihan Usaha 

      Purbalingga, Serayunews.com-Tidak sedikit alumnus SMA N 1 Purbalingga yang menekuni usaha mikro, kecil, menengah (UMKM). Namun, banyak juga yang belum menerapkan manajemen usaha yang...

    Wajib Terapkan Protokol Kesehatan,  Pasangan Calon Bupati  Boleh Kampanye Terbuka

    Purbalingga, Serayunews.com - Tahapan kampanye Pilkada Kabupaten Purbalingga akan dilaksanakan pada 26 September sampai 5 Desember mendatang. Para pasangan calon pun tetap diperbolehkan menggelar...

    Uang Retribusi Sampah dan BBM Senilai Ratusan Juta Diduga Dikorupsi, 30 Orang Dari DLH Diperiksa Kejaksaan

    Purbalingga, serayunews.com - Uang retribusi sampah dari masyarakat diduga dikorupsi oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Purbalingga. Tak hanya itu, anggaran dana BBM operasional...

    Berita Terkini

    HUT Ke 75 PMI, Ratusan Warga Donor Darah Untuk Kemanusiaan

    BANJARNEGARA, Serayunews.com-Memeringati hari PMI ke 75, ratusan warga mengikuti kegiatan donor darah yang dilaksanakan di sekretariat PMI Cabang Banjarnegara. Kegiatan tersebut digelar sebagai wujud...

    Barisan Politisi Kampung Targetkan Raup Suara 80 Persen Untuk Pasangan Tiwi-Dono

    Purbalingga, Serayunews.com - Dukungan kepada pasangan bakal calon Bupati-Wakil Bupati Tiwi-Dono bertambah. Kali ini, dukungan datang dari para politisi kampung. Mereka bersatu dan membuat...

    DPRD Apresiasi Serapan Anggaran APBD, Banjarnegara Masuk 10 Besar Tingkat Nasional

    BANJARNEGARA, Serayunews.com-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banjarnegara menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD perubahan Kabupaten Banjarnegara Tahun Anggaran 2020. Persetujuan atas Raperda ini tercermin...

    Korsleting di Kandang Ayam, Ruko Terbakar

    Cilacap, Serayunews.com-Kebakaran terjadi di Dusun Petenangan Desa Bantarsari Kecamatan Bantarsari, Sabtu (19/9/2020) sekitar Pukul 13.30 WIB. Kebakaran diduga diakibatkan adanya korsleting di kandang ayam...