Sabtu, 17 April 2021

Catat! Ini Prosedur Pendaftaran Merek Produk Bagi UMKM di Cilacap 

syarat pendaftaran haki, pendaftaran haki, hak kekayaan intelektual, serayunews, serayu news, berita hari ini, berita hari ini
Suasana DPKUKM melakukan Pelatihan Prosedur Pendaftaran HAKI 2021, Kamis (08/04/2021)

Hak cipta merupakan suatu hal yang harus dimiliki oleh setiap pemilik produk. Tujuanya untuk melindungi dan mengamankan produk dari plagiarisme atau peniruan serta pengklaiman oleh pihak lain. Maka setiap pelaku UMKM yang memiliki produk direkomendasaikan untuk melakukan pendaftaran HAKI.


Cilacap, serayunews.com

Ketua Tim Sentra HKI LPPMP Univesitas Jenderal Soedirman, Retno Suprianti mengatakan, pendaftaran HAKI sangat disarankan bagi setiap pemilik produk, terutama untuk UMKM, yaitu dengan mendaftarkan merek terlebih dahulu.

“Karena HAKI ini banyak macamnya, jadi yang terpenting mereknya terdaftar dulu. Prosedurnya, diawali dengan pengajuan nama merek produk kepada kami, nanti akan difasilitasi untuk di ajukan ke Dirjen Kekayaan Intelektual Kementrian Hukum dan HAM,” katanya.

Selanjutnya, kata dia, Dirjen Kekayaan Intelektual akan meninjau terkait nama merek yang diajukan. Apabila terdapat kesamaan nama dengan merek yang sudah ada, maka akan di kembalikan agar dirubah. Namun apabila dari hasil verifikasi dinyatakan benar maka Dirjen Kekayaan Intelektual akan mengeluakan sertifikat merek tersebut.

“Untuk Kabupaten Cilacap sendiri setiap tahunnya difasilitasi oleh dinas terkait, persyatarannya pun dikumpulkan ke dinas, kemudian kami bantu prosesnya,” tuturnya.

Ia menjelaskan, manfaat apabila sudah memiliki sertifikat merek, maka pemilik produk bisa dikatakan sebagai pemilik sah dan legal dari nama produk tersebut. Sehingga apabila terjadi sengketa dikemudian hari, tidak ada kekhawatiran, lantaran setiap nama produk yang sah dipastikan hanya ada satu.

“Prinsip penamaan produk ini acuannya dari siapa yang duluan mendaftar, tidak peduli mana yang lebih lama menggunakan nama. Apabila berperkara, yang kalah akan dijatuhi hukuman 5 tahun atau denda satu miliar,” jelasnya.

Sementara itu Kabid Perdagangan DPKUKM Cilacap Titi Suwarni menyebutkan, pendaftaran HAKI bisa dilakukan secara mandiri melalui online dengan biaya mandiri. Serta bisa difasilitasi oleh dinas dengan menggunakan APBD sesuai alokasi pertahunnya.

“Apabila lewat dinas diselenggarakan satu tahun sekali, dengan melampirkan syarat-syarat seperti fotokopi KTP, fotokopi ijin usaha, label etiket merek serta materai. Setelah lengkap silahkan bawa ke kantor dinas untuk didaftarkan, nanti akan kami fasilitasi. Untuk tahun ini terdapat 26 UMKM yang difasilitasi oleh dinas, mereka sangat antusias, karena memang menunggu agenda tahunan ini,” katanya.

Editor :M Amron

Berita Terkait

- Advertisement -

Berita Terkini