Dawet Ayu Banjarnegara Masuk 10 Besar API 2020

Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono saat mengajak masyarakat Banjarnegara mendukung Dawet Ayu sebagai minuman tradisonal khas Banjarnegara dalam ajang API 2020

BANJARNEGARA,Serayunews.com-Minuman khas Banjarnegara Dawet Ayu berhasil masuk nominasi 10 besar dalam Anugerah Pesona Indonesia (API) tahun 2020 untuk kategori Minuman Tradisional Popular.

Ajang tersebut merupakan helatan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, dan minuman khas Banjarnegara ini bersaing dengan sembilan nominasi lain dari seluruh nusantara.

Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono menyambut gembira atas masuknya Dawet Ayu pada API tahun ini. Dengan mengenakan lurik dan ikat kepala khas Banjarnegara, Bupati Budhi menyempatkan diri memberikan dukungan khusus untuk minuman khas Banjarnegara ini.
Menurutnya, dawet ayu merupakan satu minuman tradisional asli Banjarnegara. Dan kini dawet ayu sudah terkenal hampir di seluruh daerah di Indonesia. Maka bupati menyampaikan optimismenya untuk menang.

“Dawet Ayu harus menang. Perjuangan kita sudah lama, untuk mematenkan dan mengharumkan dawet ayu ini. Ini minuman asli, tradisi leluhur kita,” katanya.

Dukungan terhadap dawet ayu sebagai pemenang dalam Anugerah Pesona Indonesia ini dilakukan dengan pembuatan video testimoni terkait dawet ayu, termasuk manfaat dawet ayu yang konon dipercaya sebagai minuman yang dipercaya menjadikan peminumnya awet muda.

“Saya Budhi Sarwono, Bupati Banjarnegara, mengajak seluruh warga Banjarnegara dan masyarakat Indonesia untuk mendukung dawet ayu. Mari kita dukung dawet ayu, supaya menjadi juara satu, Anugrah Pesona Indonesia,” katanya.

Selain itu, bupati juga meminta kepada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan selaku leading sektor untuk mengembangkan pariwisata secara inovatif dengan memanfaatkan teknologi terkini.

“Dawet ayu ini juga ikon pariwisata, yaitu wisata kuliner atau minuman khas Banjarnegara. Dan zaman sekarang, penting untuk melibatkan e-commerce berbasis teknologi informasi. Bergeraknya sistem IT, akan berdampak sangat signifikan dalam perkembangan sebuah produk,” ujarnya.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Banjarnegara Agung Yusianto mengatakan, masuknya dawet ayu Banjarnegara sebagai nominator API tahun 2020 kategori minuman tradisional terpopuler membutuhkan perjuangan yang lebih keras lagi.

“Dawet ayu sudah masuk nominasi 10 besar, namun perjuangan belum selesai, persaingan akan semakin sengit. Maka dari itu kami mengajak seluruh masyarakat Banjarnegara dari segenap elemen untuk ikut berpartisipasi memenangkan dawet ayu dalam ajang ini,” ujarnya.

Menurutnya, ada beberapa cara untuk mendukung antara lain dengan mengirimkan SMS, follow Instagram dan melalui kanal Youtube.

“Voting akan di mulai tanggal 1 Agustus 2020. Dukungan melalui SMS, caranya ketik : API spasi 2F dan kirim ke nomor 99386. Untuk para millenial, bisa follow instagram @API Award, pilih kategori minuman tradisional dawet ayu, kemudian klik tombol like atau love. Cari yang gambar Dawet Ayu Banjarnegara,” ujarnya.

Dawet ayu melaju bersama sembilan nominator lain untuk berebut penghargaan bergengsi API 2020 bersama dengan Aek Sappang – (Kabupaten Sambas, Air Kembang Semangkok (Kabupaten Anambas), Air Mata Bejando (Kabupaten Pelalawan), Ampiang Dadiah (Kota Bukittinggi), Bandrek (Jawa Barat), Dawet Ayu Kab. Banjarnegara (Kode : API 2F), Kopi Semendo (Kabupaten Muara Enim), Sirup Henggi (Kabupaten Fakfak), Sirup Kayu Manis (Kabupaten Kerinci), dan Teh Gambir (Kabupaten Pakpak Bharat). (oel)

Komentar