Di Jalan Kendeng, Jasad Pria Paruh Baya Tergeletak di Ruang Makan

CILACAP,SERAYUNEWS.COM-Seorang pria paruh baya ditemukan tak bernyawa di rumahnya yang berada di Jalan Kendeng Kelurahan Sidanegara Kecamatan Cilacap Tengah. Saat ditemukan warga, kondisi jasad tersebut bersimbah darah yang berceceran di lantai. Kapolres Cilacap AKBP Yudho Hermanto melalui Kasubaghumas AKP R Bintoro Wasono menjelaskan, jasad korban yang ditemukan sekitar pukul 14.00 WIB, pada Rabu (27/9/2017) siang itu diketahui bernama Benyamin Pattimasarame alias Igut (50).

Kejadian itu bermula saat sejumlah pekerja bangunan yang berada di sekitar rumah korban mendapati bau tidak sedap. Sejumlah pekerja bangunan yang berada dilokasi diantaranya Edi Prasetyo (21) dan Suprayitno (24). Keduanya warga Desa Magelung Kecamatan Kaliwungu Selatan Kabupaten Kendal. Kepada petugas, Edi yang saat itu melintas di lokasi mencium bau tidak sedap disekitar rumah korban yang berada di Jalan Kendeng No 161 Kelurahan Sidanegara Kecamatan Cilacap Tengah.

“Awalnya ada dua pekerja bangunan yang mencium bau yang sangat menyengat,” jelasnya, Rabu (27/9/2017) petang.

Keduanya, kata dia, kemudian mencari sumber bau disekitar lokasi. Setelah ditelusuri, bau tidak sedap itu kian menyengat dirumah korban. Penasaran, mereka mengintip melalui tembok rumah korban. Ternyata, pintu bagian belakang rumah korban dalam kondisi terbuka. Sementara kondisi korban tergeletak di lantai ruang makan. Mengetahui hal itu, kedua pekerja bangunan itu memberitahu warga sekitar.

“Warga sekitar kemudian memberitahu ketua RT setempat kemudian diteruskan melapor ke Polsek Tengah,” katanya.

Bintoro mengatakan, setelah mendapat laporan dari warga, sejumlah polisi dari Polsek Tengah dan Polres Cilacap mendatangi lokasi. Petugas langsung melakukan olah TKP dan memeriksa para saksi. Sementara jasad korban dibawa ke RSUD Cilacap untuk divisum. Dari pemeriksaan para saksi, olah TKP serta visum dokter, tidak ada tanda tanda kekerasan pada tubuh korban. Korban diduga meninggal karena menderita sejumlah penyakit dalam. Diantaranya jantung dan paru paru.

“Korban tinggal sendiri dirumah, sementara istrinya berada di Yogyakarta. Korban diperkirakan telah meninggal lebih dari lima hari. Pihak keluarga meminta tidak dilakukan otopsi lebih lanjut,” ungkapnya.