Diduga Lalai Saat Tugas, Tenaga Kesehatan Puskesmas Kawunganten Dibina dan Tunggu Sanksi

Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji akan segera memberikan sanksi kepada tenaga medis dari Puskesmas Kawunganten, yang diduga lalai dalam menangani pasien. Saat ini, kasus tersebut sudah ditangani oleh Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Cilacap.


Cilacap, Serayunews.com

“Saat ini sudah masuk dalam penanganan kabupaten, mereka sudah kita undang untuk diajak ngobrol dan BAP, sampai jam 8-9 malam,” ujar Kepala BKPPD Kabupaten Cilacap Warsono, Selasa (27/10/2020) usai pelantikan 309 pejabat fungsional di jajaran Pemkab Cilacap di Pendapa Wijayakusuma.

Warsono mengatakan nantinya sanksi yang diberikan sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil. Yakni hukuman disiplin ringan, sedang dan berat.

Sanksi ringan yang diberikan berupa peringatan lisan, pernyataan tidak puas. Sanksi sedang bisa berupa penundaan kenaikan pangkat, penundaan gaji berkala, penurunan pangkat selama 1 tahun. Sementara untuk sanksi berat mulai dari penurunan pangkat lebih rendah selama 3 tahun, pembebasan jabatan dan bisa pemberhentian tidak hormat.

“Kalau sekilas sepertinya mereka sudah menjalankan tugas, mungkin ada beberapa masalah, nanti kita lihat. Tim yang mengerjakan, dan nanti akan dilihat dikupas betul dan lihat dilapangan seperti apa,” katanya.

Untuk hasilnya, akan diberitahukan secepatnya. Saat ini nakes tersebut masih dibina di Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap.

Sebelumnya, kasus tersebut mencuat setelah warga Kawunganten mengunggah cerita, terkait dengan kelahiran bayi kakaknya di Puskesmas Kawunganten. Akan tetapi diduga ada kelalaian yang dilakukan oleh oknum bidan di Puskesmas tersebut. Sehingga menjadi salah satu penyebab meninggalnya bayi.

Atas unggahan tersebut, kasus menjadi viral. Dinas Kesehatan langsung turun tangan dan melakukan investigasi, termasuk juga Komisi D DPRD Cilacap melakukan kunjungan ke Puskesmas Kawunganten. Atas kejadian tersebut, oknum nakes tersebut dibina dan ditempatkan di Dinas Kesehatan Cilacap.

Berita Terkait

Tenaga Medis Lalai di Puskesmas Kawunganten Bisa Diberhentikan Tidak Hormat

  Cilacap, Serayunews.com-Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji belum memberikan sanksi kepada tenaga medis dari Puskesmas Kawunganten yang diduga lalai dalam menangani pasien. Padahal, saat ini...

Lalai Dalam Bertugas, Dua Bidan di Puskesmas Kawunganten Harus Dipecat

Cilacap, Serayunews.com-Roliyah, ibu dari Siti Nurokhmah menyampaikan kepada Komisi D DPRD Cilacap agar Bidan yang menangani persalinan anaknya beberapa saat lalu untuk diberhentikan dari...

Lalai Dalam Bertugas, Dua Bidan di Puskesmas Kawunganten Harus Dipecat

Cilacap, Serayunews.com-Roliyah, ibu dari Siti Nurokhmah menyampaikan kepada Komisi D DPRD Cilacap agar Bidan yang menangani persalinan anaknya beberapa saat lalu untuk diberhentikan dari...

Kepala Puskesmas Kawunganten Meminta Maaf Atas Kelalaian Petugasnya

Cilacap, Serayunews.com-Kepala Puskesmas Kawunganten Edy Kuncoro meminta maaf atas peristiwa di Puskesmas yang menyebabkan seorang bayi meninggal dunia. Hal ini dikarenakan bukan suatu suatu...

Bupati Harus Tindak Tegas Oknum Petugas Kesehatan di Puskesmas Kawunganten 

Cilacap, Serayunews.com-Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Cilacap meminta Bupati Cilacap memberikan sanksi tegas kepada oknum tenaga medis di Puskesmas Kawunganten yang diduga...

Berita Terkini

SBI Menyalurkan Bantuan Paska Banjir di Cilacap Barat

PT Solusi Bangun Indonesia (SBI) Tbk melakukan aksi kemanusiaan terkait banjir di Cilacap. PT SBI pabrik bekerjasama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten...

Dugaan Penyalahgunaan Bansos Panaskan Pilkada Purbalingga

Ketua Tim pemenangan Paslon Muhammad Zulham Fauzi-Zaini Makarim (Oji-Jeni), kembali lapor ke Bawaslu, Jumat (27/11/2020) siang. Dua hal yang dilaporkan, yakni adanya dugaan ketidaknetralan...

Baznas Banjarnegara Tak Hanya Urusi Derma, Tapi Juga Latih Kewirausahaan para Pemuda

Sejumlah 48 remaja usia produktif telah lulus mengikuti Pelatihan Kerja Usaha Ekonomi Produktif yang diselenggarakan oleh Badan Amil Zakat (Baznas) Kabupaten Banjarnegara, Jumat (27/11/2020). Sekretaris...

BI Menilai Sekalipun Pandemi, Ekonomi Purwokerto Relatif Baik

  Tahun 2020 Indonesia dan negara lain harus berjuang membangkitkan perekonomian dari dampak serangan wabah Corona Virus (Covid-19). Sebab, berbagai sektor yang terdampak wabah ini...

Alhamdulillah, RSUD Hj Anna Lasmana Banjarnegara Tambah 19 Bed untuk Pasien Cuci Darah

RSUD Hj Anna Lasmana Banjarnegara terus meningkatkan pelayanan terhadap pasien hemodialisa (HD) atau cuci darah. Salah satu bentuk peningkatan pelayanan adalah dengan menambah 19...

Maling Rakus, Embat Minyak Goreng, Besi, dan Kotak Sumbangan Milik Klenteng di Purbalingga

Sungguh rakus pencuri di Klenteng Hok Tek Bio Purbalingga. Bagaimana tidak, mulai dari minyak goreng, besi, sampai kotak sumbangan dia embat. Alhasil, pihak Klenteng...

Royal Team, Jawara Esports asal Cilacap yang Profesional

Esports memang bukan hal baru di era digital. Namun, di Indonesia, esports baru saja mulai berkembang. Esport makin berkembang karena orang-orang diimbau berada di...

Terus Meningkat, Ada 2.129 Kasus Covid-19 di Cilacap

Angka Kasus penularan Covid-19 di Kabupaten Cilacap terus meningkat. Sampai Jumat (27/11/2020) jumlah kasus ada sebanyak 2.129 orang yang terkonfirmasi positif. Dari jumlah tersebut...