Selasa, 18 Mei 2021

Duhh!! Purbalingga Masih Kekurangan Vaksin

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Purbalingga drg Hanung Wikantono

Kabupaten Purbalingga mengalami kekurangan jumlah vaksin, untuk kegiatan vaksinasi tahap pertama. Kuota awal yang diajukan sejumlah 6000, namun baru menerima 5000. Belum lagi, diketahui ada vaksin yang rusak sehingga tidak bisa dipakai.


Purbalingga, Serayunews.com

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Purbalingga drg Hanung Wikantono menyampaikan, Purbalingga mengajukan 6000 untuk tahap pertama. Namun baru dikirim 5000 vaksin. Penyuntikan pertama sudah dilakukan kepada 2.717 orang tenaga kesehatan dan forkopimda. Maka diharapkan vaksinasi kedua ini juga lengkap 2.717 orang.

“Kekurangan seribu juga belum terpenuhi, yang untuk kedua ini juga belum genap. Ya sudah kita habiskan dulu vaksinnya,” kata Hanung.

Hanung menyampaikan, dari jumlah 5000 vaksin Sinovac yang sudah diterima oleh Purbalingga, ada 13 yang rusak. Sehingga tidak memungkinkan untuk dipakai. Hal itu sudah dilaporkan ke Pemprov.

“Rusak ada 13 dari 5 ribu yang sudah kita terima. Kalo rusak ya kita laporkan, nggak bisa dipakai. Kekurangan vaksin dosis kedua yakni sebanyak 447 dosis, oleh karenanya Dinkes Purbalingga masih menunggu petunjuk lebih lanjut dari Provinsi Jawa Tengah,” katanya.

Baca Juga : Jangan Takut Divaksin, Ketua DPRD Purbalingga: Saya Sudah Dua Kali, Enak dan Tidak Sakit

Baca Juga : Hari Ini, Vaksinasi Tahap ke Dua di Purbalingga Kembali Dimulai

Lebih lanjut, Hanung menyampaikan, untuk vaksinasi tahap kedua, pihaknya membutuhkan sekitar 33.000 dosis. Hal itu akan diperuntukan untuk  Pihaknya belum bisa menentukan kepastian akan dikirim.

“Untuk tahap kedua rencana 22-28 Februari, 33 ribu sekian untuk pejabat publik itu, mulai dari dewan, ASN, Pegawai kecamatan, desa, Polri, TNI,” katanya.

Editor :Redaksi

Berita Terkait

- Advertisement -

Berita Terkini