Empat Pasien Reaktif Rapid Tes Baru Ditemukan

Ambulance yang siap untuk mengantar pasien kembaki ke rumah masing-masing setelah dinyatakan sembuh dari Covid 19

BANJARNEGARA,Serayunews.com-Tim gugus tugas covid 19 Kabupaten Banjarnegara terus melakukan tracking terhadap persebaran wabah covid 19, hasilnya tim mendapatkan empat warga dinyatakan reaktif covid 19 berdasarkan hasil rapid test.

Empat warga tersebut sebelumnya memiliki kontak langsung dengan pasien yang saat ini menjalani karantina di rumah singgah. Dengan penambahan ini, maka pasien positif berdasarkan hasil rapid tes di Banjarnegara menjadi 20 orang.

Ketua tim gugus tugas covid 19 yang juga bupati Banjarnegara Budhi Sarwono mengatakan, berdasarkan hasil lab swab yang diterima tim gugus tugas covid 19 hari ini, dari 20 orang tersebut, didapati 7 orang dinyatakan negatif covid 19 berdasarkan hasil lab swab, sementara empat orang dinyatakan terkonfirmasi covid 19.

“Empat pasien yang reaktif terkonfirmasi covid 19 ini adalah kluster dari luar negeri satu orang, kluster Gowa dua orang, dan kluster Magetan satu orang,” katanya.

Selain itu, ada 5 pasien yang sebelumnya terkonfirmasi positif covid 19, kini sudah sebuh, sebab hasil lab swab mereka menjadi negatif dan dinyatakan sembuh. Mereka adalah pasien dari Kecamatan Kalibening, Purwanegara dua orang, Pagedongan, dan Banjarmangu.

“Untuk pasien yang sudah sembuh, hari ini kita pulangkan, namun tetap harus tetap menjalani protap kesehatan dan melakukan isolasi mandiri selama 28 hari,” ujarnya.

Dengan adanya tambahan rapid tes baru, dan pasien yang sembuh, saat ini total pasien terkonfirmasi positif covid 19 berdasarkan hasil rapid test sebanyak 36 orang, dari jumlah tersebut, 15 orang dinyatakan sembuh, sementara 21 orang masih dalam perawatan. Selain itu, masih ada 9 orang dengan rapid tes positif dan masih menunggu hasil swab.

Dalam kesempatan tersebut, bupati juga meminta agar masyarakat tetap menjaga jarak dan menaati protap kesehatan pencegahan covid 19, seperti cuci tangan, jaga jarak dan menggunakan masker, apalagi saat ini menjelang hari raya idul fitri, dimana banyak yang pergi ke tempat keramaian seperti pasar dan lainnya.

“Bijaklah dalam bertindak, tetap gunakan masker dan menjaga jarak serta tidak membawa anak-anak dan usia lanjut saat ke pusat keramaian. Mari kita kerjasama untuk memutus mata rantai penyebaran covid 19 dan membantu mengurangi pekerjaan saudara kita para tenaga medis dengan tetap mematuhi aturan dalam pencegahan wabah covid 19,” ujarnya. (oel)

Komentar