Selasa, 9 Maret 2021

Ganjar Minta Wartawan di Lingkungan Pemprov Divaksin

Pelaksanaan vaksinasi gelombang kedua untuk pelayan publik di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kompleks Kantor Gubernur Jawa Tengah, Senin (22/2).

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta para wartawan di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah agar ikut divaksin. Langkah ini merupakan wujud komitmen Ganjar melindungi pekerja media yang juga beresiko tinggi terpapar COVID-19. Hal itu sempat diungkapkannya dalam Hari Pers Nasional 2021, 9 Februari lalu.


Semarang, Serayunews.com

“Langsung wae, daftar ben ndang divaksin (Langsung saja, daftar supaya segera divaksin),” ucap Ganjar pada wartawan saat mendatangi lokasi vaksinasi gelombang kedua untuk pelayan publik di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kompleks Kantor Gubernur Jawa Tengah, Senin (22/2).

Mendengar instruksi tersebut, sejumlah wartawan yang ada di lokasi pun langsung mendaftarkan diri untuk menerima vaksin. Wartawan media elektronik, cetak, hingga online tampak mengikuti vaksinasi.

Angling Aditya, salah satu wartawan media online nasional mengaku senang bisa divaksin. Angling mengatakan sudah menunggu lama karena mobilitasnya sebagai wartawan, menjadikan dirinya berisiko tinggi terpapar COVID-19.

“Alhamdulillah akhirnya divaksin karena memang sudah saya tunggu. Saya kerjanya kan muter-muter kesana kemari ketemu banyak orang. Meski takut jarum suntik tapi tetep harus suntik karena ini satu satunya jalan saat ini. Demi anak istri dan orang orang disekitar,” ujarnya.

Senada dikatakan oleh wartawan media elektronik, Prahayuda F. Dia tak menyangka bisa ikut divaksin karena awalnya datang untuk meliput kegiatan vaksinasi di Pemprov Jateng.

“Nggak nyangka, mau liputan malah disuruh ikut vaksin. Ya alhamdulillah, karena orangtua saya juga lansia dan riskan. Apalagi saya sering mudik, jadi seneng bisa divaksin,” ujarnya.

Sebagai informasi, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berharap pelaksanaan vaksinasi gelombang II berlangsung lebih cepat. Ganjar menarget dalam sehari, ada 1.000 pelayan publik divaksin.

Editor :Redaksi

Berita Terkait

Berita Terkini

- Advertisement -