Gol Hantu dan Karma 44 Tahun Kemudian

Ilustrasi. Foto oleh Jarmoluk dari Pixabay

Ada beberapa kejadian yang dimaknai sebagai gol hantu. Gol hantu adalah gol yang keabsahannya dipertanyakan karena belum diketahui secara jelas apakah bola sudah melewati garis gawang. Dari beberapa gol hantu, yang paling dikenang adalah salah satu gol Inggris ke gawang Jerman Barat di final Piala Dunia 1966.


London, Serayunews.com

Di zaman dahulu, teknologi tak secanggih saat ini. Dahulu, ada kalanya sulit menentukan apakah bola masuk ke area gawang atau tidak. Momen gol hantu paling dikenang adalah final Piala Dunia 1966.

Saat itu, tuan rumah Inggris melawan Jerman Barat. Di waktu normal kedudukan adalah 2-2. Sehingga ada perpanjangan waktu. Di babak perpanjangan waktu itu ada kejadian di menit 101. Geoff Hurst menendang bola dan mengenai mistar gawang, kemudian memantul ke tanah.

Wasit memutuskan bola sudah melewati garis gawang. Namun, banyak pihak yang menilai bahwa bola belum melewati garis gawang. Hal itu pun menjadi kontroversi. Karena wasit memutuskan terjadi gol, Inggris unggul 3-2. Kemudian, Inggris kembali mencetak gol di menit 120 juga melalui Hurst.

Inggris juara Piala Dunia 1966 setelah mengalahkan Jerman Barat 4-2. Momen gol hantu itu selalu jadi perbincangan. Tentu saja ada yang pro dan kontra terhadap gol Inggris yang disahkan wasit tersebut. Momen Inggris vs Jerman Barat di tahun 1966 kemudian terulang 44 tahun kemudian.

Di Piala Dunia 2010 Inggris bertemu Jerman. Diketahui sejak 1990, Jerman Barat dan Jerman Timur memutuskan bersatu menjadi Jerman. Pada 2010 itu, Inggris bertemu Jerman pada babak 16 besar Piala Dunia. Jika di 1966 Inggris diuntungkan, maka sepertinya karma terjadi pada Inggris di tahun 2010.

Di Piala Dunia 2010 itu, ada momen di menit 39. Saat momen berlangsung kedudukan adalah 2-1 untuk Jerman. Pada menit 39 Frank Lampard menendang bola dan mengenai mistar. Bola terlihat sudah melewati garis gawang yang berarti gol. Namun, wasit memutuskan tak terjadi gol. Imbasnya, Inggris down dan kalah 1-4 di laga itu.

Momen gol hantu beberapa kali terjadi di sepak bola, khususnya sebelum adanya video pembantu wasit atau VAR. Beberapa di antara gol hantu adalah ketika Liverpool mengalahkan Chelsea di leg kedua semifinal Liga Champions pada 2005. Saat itu tendangan Luis Garcia disahkan sebagai gol sehingga Liverpool menang dan lolos ke final Liga Champions.

Pada 2013, laga Hoffenheim dan Leverkusen memunculkan gol hantu. Kiesling menanduk bola, tapi bola masuk dari samping. Dugaannya jarring gawang berlubang sehingga bola bisa masuk dari samping. Sekalipun dari tayangan ulang terlihat itu gol yang tak sah, tapi wasit memutuskan terjadi gol. (Kholil)

Berita Terkait

Seru! Italia Bertemu Spanyol di Semifinal UEFA Nations League

Otoritas sepak bola Eropa atau UEFA telah melakukan pengundian semifinal ajang UEFA Nations League. Hasilnya, akan ada partai seru di semifinal. Milan, Serayunews.com Hasil undian menyebutkan...

Spurs Lolos ke Babak Gugur, Tinggal Buru Puncak Klasemen

Tottenham Hotspur (Spurs) memastikan diri lolos ke babak gugur Liga Europa setelah bermain seri 3-3 melawan LASK, Jumat (4/12/2020). Di laga itu, penyerang Spurs,...

Spurs Lolos ke Babak Gugur, Tinggal Buru Puncak Klasemen

Tottenham Hotspur (Spurs) memastikan diri lolos ke babak gugur Liga Europa setelah bermain seri 3-3 melawan LASK, Jumat (4/12/2020). Di laga itu, penyerang Spurs,...

Luar Biasa! Giroud Bikin Rekor Baru di Chelsea

  Olivier Giroud bermain luar biasa untuk Chelsea. Sekalipun jarang dimainkan, Giroud mampu menggila ketika diberi kesempatan menjadi starter. Penyerang berusia 34 tahun itu mencetak...

Fans MU Sepertinya Deg-degan

Manchester United (MU) melepas kesempatan besar untuk lolos ke babak gugut pada laga kelima Liga Champions grup H. MU kini harus fokus di laga...

Berita Terkini

Pelaku Pembunuhan Wanita Penghuni Kos Karangkandri ditembak Polisi, Ini Sejumlah Fakta Yang Terungkap

Peristiwa pembunuhan wanita penghuni kos di Karangkandri, Kesugihan yang menggegerkan berhasil diungkap polisi. Kurang dari 24 Jam, Satuan Reserse Kriminal Polres Cilacap meringkus pelaku....

Gass Pool, KONI Banjarnegara Gelar Pelatihan Pelatih Bola Voli Desa

Geliat olahraga bola voli mulai banyak digandrungi oleh masyarakat perdesaan di Banjarnegara. Bahkan, beberapa desa sudah memiliki fasilitas olahraga bola voli yang bisa digunakan...

Mantap! Mitra Binaan Kilang Pertamina Cilacap Juara 3 Local Hero

  Konsistensi Pertamina Refinery Unit (RU) IV Cilacap dalam mendorong pelaku UMKM tetap bertahan dalam situasi apapun berbuah manis. Baru-baru ini, Asih Wijayanti, pelaku UMKM...

Pembahasan Pemekaran Banyumas Dinilai Abaikan Covid-19, Ini Jawaban Ketua Dewan

  Pembahasan pemekaran Kabupaten Banyumas menjadi tiga daerah otonom dinilai beberapa pihak sebagai bentuk pengabaian masalah yang lebih penting, yakni Covid-19. Atas tudingan itu, Ketua...

Kilang Pertamina Cilacap Berupaya Tekan Angka Losses

  Para perwira Pertamina Refinery Unit (RU IV) Cilacap yang tergabung dalam tim losses mengikuti upskilling /pelatihan peningkatan kemampuan yang dilakukan secara pembelajaran daring melalui...

Target Rp 1,8 M Bulan Dana PMI Akan Difokuskan pada Penanganan Covid-19

Target pengumpulan bulan dana tahun ini, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Banyumas senilai Rp 1,8 miliar. Rencananya dana yang terkumpul akan digunakan untuk penanganan...

Banjir Enam Kecamatan di Banyumas Mulai Surut

  Seharian beberapa desa di enam kecamatan yang ada di Kabupaten Banyumas terendam air luapan Sungai Serayu, Kamis (3/12/2020). Akhirnya luapan air mulai surut pada...

36 Rumah Rusak, Ratusan Penghuninya Diungsikan karena Tanah Gerak di Pagersari Pengadegan

  Sejumlah 36 rumah di Desa Tumanggal, Dusun Pagersari, Kecamatan Pengadegan, Kabupaten Purbalingga rusak. Sedangkan ratusan penghuninya diungsikan SD N 2 Tumanggal. Hal itu diakibatkan...