Sabtu, 17 April 2021

Grand Max Tabrak Bus di Karangpucung, Satu Orang Tewas

Ringsek. Polisi, TNI bersama warga mengevakuasi Mobil bak terbuka Daihatsu Grand Max mengalami kerusakan parah pada bagian depan. Foto : Istimewa

Insiden kecelakaan terjadi di Jalan Raya Karangpucung Cilacap pada Sabtu (06/03/2021) siang, antara Bus Raska Putra dan mobil bak terbuka Daihatsu Grand Max. Peristiwa kecelakaan itu mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan koban luka-luka.


Cilacap, Serayunews.com

Kepala Satuan Lantas Polres Cilacap AKP Indri Endrowati menjelaskan, insiden kecelakaan terjadi di Jalan Raya Karangpucung Desa Citando Kecamatan Karangpucung Cilacap sekitar pukul 13.15 WIB, antara mobil bak terbuka dengan bus Razka Putra dari arah berlawanan.

“Posisi Grand max dari arah berlawanan dengan kecepatan tinggi. Korban ada satu meninggal dunia yaitu pengemudi grand max. Sedangkan penumpang bus selamat tidak ada korban jiwa, hanya ada kerusakan pada bagian depan bus,” ujarnya, Sabtu (06/03/2021).

Dijelaskan lebih lanjut, Grand Max dengan nomor polisi H 1660 WN dengan kecepatan tinggi melaju dari arah timur akan mendahului sebuah truk. Disaat bersamaan dari arah berlawanan, ada bus Razka Putra.

Grand Max tidak bisa mengendalikan kendaraan kemudian bertabrakan dengan bus bernomor polisi K 1535 DW dari arah barat. Tabrakan yang bisa dihindarkan, bus sempat menabrak pohon di tepi jalan. Sehingga badan bus juga menimpa mobil Grand Max tersebut.

Adapun jumlah penumpang mobil pik up grand max sebanyak 10 , satu orang meninggal dunia, 2 luka berat dan 7 luka ringan, mereka dirawat di Puskesmas 1 Karangpucung.

Identitas korban meninggal dunia yang merupakan sopir mobil pik up grand max yaitu, Marta Deni Rahmat (36) RT 2 RW 10 Desa Cindaga Kecamatan Kebasen Kabupaten Banyumas.

“Evakuasi Alhamdulillah bersinergi dengan dari TNI, Kapolsek Semua hadir. Evakuasi berjalan lancar dengan mendatangkan alat berat. Bus juga sudah bisa jalan hanya bagian depan yang rusak, dan mobil grand max ringsek bagian depan. Setelah selesai evakuasi arus lalulintas kembali normal,” jelas Kasat Lantas.

Terguling, Bus yang ditabrak Grand Max terguling di Karangpucung. Proses evakuasi sempat mengakibatkan kemacetan.

Terpisah, Babinsa Karangpucung Koptu Andreas Djogo menyampaikan, dari data korban yang dibawa ke Puskesmas 1 Karangpucung merupakan penumpang dari mobil pik up grand max, mereka banyak berasal dari luar Cilacap.

“Kita TNI bersama Polri dan warga bantu evakuasi korban ke Puskesmas, setelah didata mereka berasal dari Kabupaten Demak, Magelang, Kebumen dan Kota Semarang, mereka seperti anak punk, mereka ada yang alami luka berat dan luka ringan, selanjutnya diarahkan untuk menghubungi pihak keluarga,” terangnya.

Berita Terkait

- Advertisement -

Berita Terkini