Gula Semut Purbalingga Tembus Pasar Yunani

Purbalingga, Serayunews.com – Tak hanya di Asia, produksi gula semut Purbalingga mulai menembus pasar Eropa. Belum lama ini, produksi dari Kelompok Usaha Bersama (KUB) Sumber Rejeki dari Desa Ponjen, Kecamatan Karanganyar dikirim ke Yunani. Hal tersebut menjadi angin segar ditengah terpuruknya ekonomi akibat pandemi.

Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi, mengatakan Pemkab akan terus mendorong untuk kemajuan produk gula semut. Biasa merambah pasar ekspor tentu bisa meningkatkan nilai ekonomis yang berdampak pada kesejahteraan produsen.

“Alhamdulilah, gula semut produk Purbalingga berhasil menembus pasar Eropa dan terbaru sudah sampai ke Yunani. Sehingga semakin memberi manfaat kepada para petani dan semakin mengibarkan produk lokal Purbalingga di pasar dunia,” katanya.

Disampaikan, Rabu (24/6) lalu, 13 ton gula semut organik hasil produksi KUB Sumber Rejeki dari Desa Ponjen. Gula semut tersebut dihargai lebih tinggi dengan selisih Rp 5.000 per kilogramnya dari harga di pasar lokal. Dengan demikian, para petani Purbalingga meraup Rp. 312.000.000 dari 13 ton gula semut organik yang diekspor ke Yunani.

“Maka saya minta Dinpertan bersama Disperindag bersinergi agar kualitas gula semut semakin terjaga dan pasar semakin berkembang luas,” ujarnya.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Purbalingga Mukodam, berkembang luasnya eksplore gula semut, karena adanya kemitraan antara eksportir dengan para petani penderes dan pedagang gula kelapa. Saat ini ada 12 perusahaan eksportir yang telah bermitra di Purbalingga. PT. Navil, PT. Itrek, PT. DAI, PT. MIO, PT. Integral Mulia Cipta, PT. Mana Anugrah Sejahtera, UD Brayan, KUB Central Agro Lestari dan Koperasi Nira Perwira.

“Mereka yang memfasilitasi teknis pengkondisian lahan dan cara produksi organik melalui audit ketat sampai mendapat berbagai sertifikat organik dari berbagai lembaga sertifikasi dunia dari Jepang dan Eropa,” katanya.

Dinpertan juga mendorong, para perusahaan yang bermitra untuk memfasilitasi para penderes dalam Jaminan Sosial (Asuransi). Disisi lain, Dinas juga berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian untuk pengembangan produk gula kelapa organik, termasuk usulan pembentukan kawasan gula kelapa organik di Purbalingga. (Amin)

Komentar