Kurangi Kerumunan pada Penyembelihan, RPH Sembelih 16 Ekor Sapi per Hari

Petugas melakukan pengecekan kesehatan hewan kurban yang disembelih, di RPH Jumaat (31/7/2020)

Cilacap, Serayunews.com-Masyarakat biasanya berkerumun saat dilakukannya penyembelihan hewan kurban. Namun, di saat pandemi Covid-19 ini, pemerintah menghimbau penyembelihan dilakukan di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) untuk menghindari adanya kerumunan, sebagai upaya pencegahan penularan Covid-19.

Untuk itu, RPH Milik Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap yang berada di Proliman Desa Tritih Wetan Kecamatan Jeruklegi, juga menerima banyak permintaan pemotongan hewan kurban. Dari hari biasanya memotong 5-8 ekor sapi per hari, pada saat Hari Raya Kurban ada sebanyak 16 ekor sapi per hari yang dipotong.

“Dulu masyarakat ikut membantu sehingga terjadi kerumunan, sekarang tidak boleh karena ada aturan pencegahan wabah Covid-19, kita mengutamakan protokol kesehatan, karena harus menjaga jarak dan kesehatan, maka pemotongan dilakukan di RPH,” kata Kepala Bidang Peternakan Hewan Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap, Suharyono, Jumat (31/7/2020).

Pemotongan hewan kurban dijadwalkan selama tiga hari, dan sudah dipesan oleh panitia kurban di masjid-masjid yang ada di sekitar Kota Cilacap. Ada sekitar 9 orang yang melakukan pemotongan sapi pada RPH tersebut.

Suharyono mengatakan jika pemotongan hewan di RPH juga diperiksa kesehatannya, baik sebelum dan sesudah dipotong. Setelah itu disembelih, dan memisahkan daging dengan tulang, baru diserahkan kepada panitia yang mengajukan pemotongan di RPH.

“Setelah dipotong, juga diperiksa kesehatannya, terutama bagian hati barangkali ada cacing hati, kalau ada maka harus dibuang, tidak boleh dikonsumsi,” ujarnya.

Selama pemeriksan, belum ditemukan sapi yang hatinya terdapat cacing hati, serta tidak ada penyakit lainnya yang ditemukan.

Sementara itu, untuk penyembelihan kambing bisa dilakukan di lokasi penyembelihan masing-masing, dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Panitia pemotongan hewan kurban dari masjid Al Huda Jalan Rawa Bendungan Gang Beruang Mertasinga Kecamatan Cilacap Utara, Kadirin mengatakan jika memotong tiga ekor sapi. Dipilihnya RPH, menurutnya karena anjuran pemerintah untuk mengurangi kerumunan orang.

“Memotong sapi di sini lebih praktis, soalnya kalau di lingkungan maka saling menunggu orang-orangnya, satu sapi bisa dua jam, kalau di RPH kan semua sudah ahlinya, jadi setengah jam saja sudah selesai. Nanti tinggal bawa daging, lalu dipotong-potong,” ujarnya.

Nantinya daging kurban akan dibagikan kepada masyarakat di 2 RT di lingkungan Masjid Al Huda. Pembagiannya dilakukan dengan dua metode, yakni kupon dengan penerima datang ke masjid dan ada juga yang dibagikan kepada masyarakat langsung.

Komentar