Maling Rakus, Embat Minyak Goreng, Besi, dan Kotak Sumbangan Milik Klenteng di Purbalingga

Sungguh rakus pencuri di Klenteng Hok Tek Bio Purbalingga. Bagaimana tidak, mulai dari minyak goreng, besi, sampai kotak sumbangan dia embat. Alhasil, pihak Klenteng mengalami kerugian sampai Rp 13 juta. Meski sempat kabur ke luar kota, kini tersangka berinisial CAP (24) warga Kecamatan Bobotsari, telah diamankan polisi.


Purbalingga, Serayunews.com

Kabag Ops Polres PurbaIingga AKP Pujiono menyampaikan, aksi pencurian dilakukan sekitar Agustus 2020. Tersangka sempat kabur ke Wonosobo, rumah istrinya. Setelah berusaha dipancing, akhirnya dia datang ke Purbalingga dan berhasil ditangkap, pada Selasa (24/11/2020).

“Tersangka mengambil sejumlah barang, di antaranya minyak goreng, besi beton, dan uang di kotak sumbangan sebesar Rp. 9 juta milik Klenteng Hok Tek Bio. Kerugian total ditaksir mencapai lebih dari Rp. 13 juta,” kata AKP Pujiono, Jumat (27/11/2020).

Dijelaskan, pengungkapan tersangka berawal dari laporan pihak klenteng. Dalam laporan, disertakan juga bukti berupa rekaman cctv. Hasil identifikasi diketahui tersangka tak lain merupakan penjaga klenteng tersebut. Oleh karena itu, dalam rekaman cctv, dalam aksinya tersangka begitu leluasa.

“Dia bekerja sebagai penjaga di tempat ibadah tersebut. Saat ada kesempatan tersangka pengambil barang berharga milik klenteng,” kata Pujiono didampingi Kapolsek PurbaIingga AKP Nur Susalit dan Kasubbag Humas Iptu Widyastuti.

Kepada polisi, tersangka mengaku nekat mencuri di klenteng karena terdesak masalah ekonomi. Dia memiliki utang sampai ratusan juta. Barang hasil curian dijual untuk mendapatkan uang. Uang hasil mencuri dan hasil menjual barang curian diakui sudah habis digunakan untuk kepentingan pribadi dan membayar utang.

“Tersangka mengaku memiliki utang ratusan juta sehingga nekat melakukan pencurian. Utang tersebut tidak dapat dilunasi akibat gagal usaha jasa pengiriman yang sempat dirintis tersangka,” kata AKP Pujiono.

Baca Juga : Kocak! Maling di Purbalingga Ketangkap Gara-gara Batuk

Baca Juga : Orang Lain Salat saat Subuh, Dua Lelaki Ini Malah Maling HP

Selain mengamankan tersangka, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya, satu jeriken warna putih ukuran 10 liter, tiga buah amplop angpao warna merah dan satu buah kotak amal dari besi berukuran tinggi satu meter dan lebar 30 sentimeter.

Perbuatan tersangka diancam dengan Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan.

“Ancaman hukuman pasal tersebut yaitu pidana penjara paling lama tujuh tahun penjara,” katanya.

Berita Terkait

Berita Terkini