Selasa, 18 Mei 2021

Perlu Kolaborasi dan Sinergi untuk Kembangkan Pariwisata di Jasela

pariwisata jasela, pariwisata jawa bagian selatan, jawa selatan, serayunews, serayu news, berita terkini, berita hari ini, pariwisata purbalingga, wisata purbalingga
Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi (Tiwi) dalam Webinar “Prospek Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata Kawasan Jawa Selatan (Jasela) yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia (BI) Purwokerto, Kamis (15/4/2021).

Wilayah Jawa bagian Selatan (Jasela) memiliki potensi pariwisata yang layak dikedepankan. Oleh karena itu perlu kolaborasi dan sinergi antara pemerintah daerah yang ada di wilayah tersebut guna membangkitkan lagi sektor pariwisata paska pandemi Covid-19.


Purbalingga, serayunews.com

“Contohnya Kabupaten Purbalingga yang memiliki potensi pariwisata yang luar biasa untuk dikembangkan. Apalagi sebentar lagi ada Bandara Jenderal Besar Soedirman (BJBS). Ini jadi peluang besar untuk meningkatkan daya tarik pariwisata,” kata Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi (Tiwi) saat mengikuti Webinar “Prospek Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata Kawasan Jawa Selatan (Jasela) yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia (BI) Purwokerto, Kamis (15/4/2021).

Dia juga menyampaikan bahwa pariwisata yang ada di Kabupaten Purbalingga nantinya bisa disinergikan dan dikolaborasikan dengan kabupaten yang ada di Jasela. Dengan demikian sektor pariwisata di wilayah tersebut bisa terangkat.

“Kunci membangun pariwisata adalah kolaborasi dan sinergi baik dari tingkat pusat, provinsi maupun daerah. Dengan demikian sektor UMKM, seni budaya dan sektor-sektor lainnya dapat bangkit di tengah pandemi Covid-19. Ini juga menjadi bagian untuk pemulihan ekonomi ke depan,” papar Tiwi.

Di bagian lain Tiwi menyampaikan bahwa pembangunan pariwisata di Jasela bisa menjadi solusi peningkatan taraf hidup masyarakatnya. Dia menjelaskan khususnya di wilayah Barlingmascakeb kemiskinan merupakan permasalahan klasik yang perlu dicari solusinya.

“Ini mungkin juga terkait akses wilayah ke Jateng selatan yang menjadi kendala. Keberadaan bandara diharapkan bisa menjadi salah satu solusi,” lanjutnya.

Wilayah Jawa Selatan menurutnya mulai Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, dan Kebumen memiliki potensi wisata yang sangat prospek bagus. Ini perlu dikembangkan bersama. Karena sektor pariwisata merupakan salah satu payung perekonomian.

“Jika sektor pariwisata bergerak, Insyaallah sektir lain akan bergerak. Ketika pariwisata didayagunakan dengan optimal maka akan menjadi problem solving masalah kemiskinan yang ada di Jateng Selatan,” imbuhnya.

Berita Terkait

- Advertisement -

Berita Terkini