Sabtu, 17 April 2021

PMI Banjarnegara Gencarkan Terobosan, Akan Operasikan Klinik

PMI Kabupaten Banjarnegara terus mengencangkan ikat pinggang dan berlari untuk melakukan terobosan dan langkah strategis. Hal itu dilakukan dalam rangka membesarkan PMI dan agar selalu hadir untuk masyarakat.


Banjarnegara, Serayunews.com

Langkah terobosan PMI Banjarnegara diungkapkan ketika menerima kunjungan perwakilan PMI Pusat, Senin (8/3/2021).

“Dalam waktu dekat, kami juga mengagendakan Klinik PMI dapat beroperasi pada pertengahan tahun ini. Selain itu upaya untuk menggali potensi strategis lainya juga kami lakukan, termasuk mengajukan bantuan alat apheresis untuk mendukung layanan donor darah Konvalesen ke PMI Pusat,” ujar Ketua PMI Kabupaten Banjarnegara Amalia Desiana.

Dia juga mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk melakukan pelayanan terbaik dengan respons cepat sesuai SOP. Harapannya PMI selalu hadir dan semakin dekat dengan masyarakat.

Di sisi lain pihaknya berharap, komposisi kepengurusan ideal saat ini dapat terus meramu dan menghasilkan pemikiran serta langkah terbaik. Hal itu dalam upaya melayani masyarakat dan membantu tugas pemerintah dalam bidang sosial kemasyarakatan menuju Banjarnegara Bermartabat dan Sejahtera.

Sementara, Ketua Bidang Sumber Daya Manusia dan Relawan PMI Pusat Sasongko Tedjo saat berkunjung dan melakukan audiensi bersama pengurus PMI Kabupaten Banjarnegara memberikan suntikan motivasi.

Dia mengatakan, tugas dan fungsi PMI adalah memberikan dan membantu pemerintah dalam melayani masyarakat, khususnya dalam pelayanan kesehatan dan sosial kemanusiaan. Untuk itu, PMI harus bersikap profesional serta terus mencetak kader relawan handal sesuai dengan spesifikasi yang dibutuhkan di wilayah.

Dalam kegiatan tersebut, Sasongko Tedjo juga memberikan apresiasi dan penghargaan atas kemajuan yang sudah dilakukan oleh PMI Banjarnegara akhir-akhir ini dalam berbagai bidang. Untuk itu, semangat dari kader PMI ini harus terus dikobarkan agar dapat terus berlari demi memberikan pelayanan terbaik pada masyarakat.

“Yang harus diperhatikan adalah jaminan keselamatan dan kesehatan relawan saat bertugas, termasuk pola pembinaan dalam menyetak relawan yang tangguh dan memiliki skil mumpuni,” ujarnya.

Tidak hanya itu, sarana dan prasarana juga harus berjalan seiring dengan kemampuan Sumber Daya Manusia, metode, dan penggunaan sosial media sebagai corong untuk memperkuat citra PMI harus selalu aktif digaungkan. Selain itu, dilakukan juga upaya merangkul media sebagai mitra gerakan sesuai dengan tujuan strategis PMI.

Editor :Redaksi

Berita Terkait

- Advertisement -

Berita Terkini