More

    Duka Pandemi, Tak Ada Lagi Sisa Tangis di Pemakaman

    5 Warga Purbalingga Telah Meninggal Dunia karena Covid-19

     

    Petugas menggunakan peralatan lengkap saat melakukan pemakaman korban meninggal karena covid di wilayah Bojongsari, Jumat (15/10/2020).

    Tak ada saudara, tak ada tetangga. Tak ada prosesi mengantar jenazah sampai pemakaman. Tak tersisa tangisan di pemakaman. Tangisan yang biasa kita lihat dari orang yang ditinggalkan. Pemakaman terlihat senyap.


    Purbalingga, Serayunews.com

    Hanya ada belasan orang berpakaian putih dan segelintir berpakaian biru. Tentunya bukan pakaian biasa. Itu adalah pakaian untuk melindungi diri ketika memakamkan jasad yang meninggal karena Covid-19. Begitulah sisi kecil potret di Purbalingga.

    Jika kita semua abai pada protokol kesehatan, maka potret senyapnya pemakaman akan menjamur seperti cendawan di musim hujan. Maka, banyak orang kini berteriak melawan Covid-19. Banyak yang menulis agar kita jaga jarak. Banyak yang berseliweran di televisi mengingatkan pentingnya menjada diri di masa pandemi.

    Menyebarnya Covid-19 memang bukan isapan jempol. Banyak warga yang terserang wabah dari Wuhan ini. Salah satunya di Purbalingga. Dalam sepekan terakhir, ada dua warga Purbalingga meninggal dunia karena Covid-19. Satu di antaranya adalah abdi negara. Kepala Dinkes Kabupaten Purbalingga drg Hanung Wikantono mengatakan, total pasien meninggal dunia Covid-19 di Kabupaten Purbalingga berjumlah lima orang.

    “Pasien meninggal dunia karena Covid, pekan ini dua. Dua-duanya warga Bojongsari,” katanya.

    Satu korban meninggal di awal pekan ini. Satu lagi, yang merupakan aparatur sipil negara (ASN), diketahui meninggal Jumat (15/10/2020), di RSUD Goetheng Tarunadibrata Purbalingga. Pasien meninggal dunia karena Covid ini, memiliki penyakit bawaan.

    “Hasil swab, kedua pasien yang meninggal dunia tersebut, dinyatakan positif Covid-19,” ujarnya.

    Hanung menyebutkan, sejak kasus Covid-19 merebak, total warga Purbalingga yang dinyatakan positif terpapar virus tersebut ada 242 orang.

    “Dari jumlah itu, yang sembuh 173 orang, meninggal 5 orang meninggal dan 64 masih dirawat,” katanya.

    Hanung menambahkan, sejak sepekan lalu pihaknya melakukan tes swab secara massal. Menurutnya, target per minggu 943 orang yang dites swab. Adapun dalam sepekan terakhir, pihaknya mencatat 1.276 orang yang sudah dites swab. Tetapi mereka yang tercatat harus melalui Aplikasi New All Record (NAR) berdasarkan spesimen yang telah dikirim ke laboratorium.

    “Kita memenuhi target untuk minggu pertama pelaksanaan, mudah-mudahan begitu juga di minggu-minggu berikutnya. Laporan dinamis, kita mampu 60-76 persen,” katanya.

    Selain tes swab, usaha lain juga dilakukan dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19. Tim melakukan pengecekan di sejumlah pertokoan di jalan MT Haryono Purbalingga. Satu persatu pertokoan dan tempat usaha didatangi dan dilakukan pengecekan penerapan protokol kesehatan yang ada.

    Kegiatan ini juga bertujuan mendisiplinkan masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19.

    Berita Terkini

    Akeeh Pol !! Utang Rp 8,8 Triliun Direstrukturisasi di Banyumas Raya

      Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Purwokerto mencatat ada 139.512 debitur perbankan yang telah melakukan restrukturisasi kredit hingga 15 Oktober 2020. Dengan jumlah mencapai Rp 8,827...

    Terpapar Adik Bupati Yang Meninggal, Tiga Anggota DPRD Cilacap Positif Covid-19

    Tiga anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Cilacap terkonfirmasi positif Covid-19. Mereka yang terpapar ini diketahui setelah melakukan tes swab. Cilacap, Serayunews.com  Sekretaris DPRD Cilacap,...

    Pemkab Purbalingga Antisipasi Melonjaknya Covid-19 saat Libur Panjang Pekan Depan

    Diperkirakan ribuan orang masuk Purbalingga, pada libur panjang pekan depan. Jika prediksi itu benar akan berdampak pada potensi peningkatan kasus Covid-19. Oleh karena itu,...

    Alhamdulillah, Ratusan Santri Klaster Pesantren Dinyatakan Sembuh

      Ratusan santri yang terkonfirmasi positif Covid19 dari Klaster Pesantren dinyatakan sembuh. Mereka telah menjalani isolasi selama 10 hari dan tidak menunjukan gejala Covid-19. Cilacap, Serayunews.com “Total...

    Berita Terkait

    Kunjungan Wisata Purbalingga Diprediksi Melonjak, Diharapkan Tak Ada Klaster Wisata

    Kunjungan wisatawan ke Purbalingga diprediksi melonjak pada libur panjang pekan ini. Pemkab berharap tidak ada klaster dari sektor wisata. Purbalingga, Serayunews.com Tidak ada rencana dari Pemkab...

    Terpapar Adik Bupati Yang Meninggal, Tiga Anggota DPRD Cilacap Positif Covid-19

    Tiga anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Cilacap terkonfirmasi positif Covid-19. Mereka yang terpapar ini diketahui setelah melakukan tes swab. Cilacap, Serayunews.com  Sekretaris DPRD Cilacap,...

    Pemkab Purbalingga Antisipasi Melonjaknya Covid-19 saat Libur Panjang Pekan Depan

    Diperkirakan ribuan orang masuk Purbalingga, pada libur panjang pekan depan. Jika prediksi itu benar akan berdampak pada potensi peningkatan kasus Covid-19. Oleh karena itu,...

    Alhamdulillah, Ratusan Santri Klaster Pesantren Dinyatakan Sembuh

      Ratusan santri yang terkonfirmasi positif Covid19 dari Klaster Pesantren dinyatakan sembuh. Mereka telah menjalani isolasi selama 10 hari dan tidak menunjukan gejala Covid-19. Cilacap, Serayunews.com “Total...

    Alhamdulilah, Pasien Covid Klaster Ziarah di Pekuncen Berkurang

    Jumlah yang terpapar Covid-19 dari Klaster Ziarah asal Pekuncen berkurang. Jika sebelumnya ada 33 orang yang terpapar Covid-19, kini tinggal 13 orang. Banyumas, Serayunews.com Sejumlah 13...

    Mundur Alon-alon, Truk Malah Terguling di Jalan Raya Pengadegan

    Truk boks bernomor polisi S-8836-NC yang bermuatan plastik rol tidak kuat menanjak di ruas Jalan Raya Pengadegan, Kabupaten Purbalingga. Akibatnya, truk yang dikendalikan Ari...