Sabtu, 17 April 2021

Sekalipun Pandemi, Bupati Banjarnegara Minta PKL Jangan Disuruh Tutup Gasik

Pembangunan infrastruktur jalan di Banjarnegara sudah mencapai 80 persen, sehingga tinggal menyisakan 20 persen untuk satu periode masa jabatan Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono. Sembari menyelesaikan progres 20 persen, ekonomi kerakyatan menjadi bidikan program dua tahun ke depan.


Banjarnegara, Serayunews.com

Masa pandemi Covid-19 ini memang berdampak luas pada sektor ekonomi, untuk itu sektor ini menjadi perhatian khusus bupati sembari menyelesaikan janji politik dua tahun ke depan. Ekonomi kerakyatan menjadi fokus Bupati Banjarnegara setelah program unggulan pembangunan infrastruktur.

Meski masa pandemi, bupati tetap meminta pada tim Satgas Covid-19 untuk tidak meminta para PKL tutup lebih awal.

“Kami minta pada Pak Dandim dan Pak Kapolres, itu bakul jangan disuruh tutup sore. Tetapi mereka para pelaku usaha kecil juga harus faham akan pentingnya protokol kesehatan. Kita sama-sama memutus wabah Covid-19, tetapi perekonomian juga harus tetap jalan,” kata Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono.

Dalam upaya membantu dan meningkatkan sektor ekonomi khususnya UMKM, bupati juga sudah memfasilitasi para pelaku usaha kecil dengan membuka keran pinjaman lunak pada Bank milik pemerintah daerah. Harapannya, mereka dapat bangkit kembali dan ekonomi di Banjarnegara terus tumbuh.

“Untuk hal ini, sebagai bupati saya yang paling depan untuk membela rakyat, karena kedaulatan ada di tangan rakyat. Kasihan mereka, baru mulai jualan sudah suruh tutup. Prinsipnya harus saling menghargai, pedagang tetap jualan dan aparat TNI maupun Polri tetap mengingatkan penerapan protokol kesehatan, masyarakat termasuk pedagang juga harus patuh dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat,” ujarnya.

Editor :Redaksi

Berita Terkait

- Advertisement -

Berita Terkini