Seorang Istri di Purbalingga Polisikan Suaminya, Ini Alasannya

Kuasa Hukum Alim Mustofa menunjukan surat bukti pelaporan RAA, ke Mapolres Purbalingga.

Perempuan berinisial RAA (30) warga Kalitinggar Kecamatan Padamara, Kabupaten Purbalingga melaporkan suaminya ke pihak kepolisian. Sebab, tak kurang dari 20 kali korban mendapatkan perlakukan tidak sewarnya. Langkah itu dilakukan lantaran sudah tidak tahan dengan perlakukan kasar suaminya sendiri, berinisial DP (30).


Purbalingga, Serayunews.com

Kuasa Hukum RAA, Alim Mustofa menyampaikan kliennya sudah mengalami KDRT dari suaminya lebih dari 20 kali. Tak hanya itu, disinyalir dalam rumah tangga mereka juga ada wanita idaman lain (WIL) yang memicu kondisi tersebut.

Akibatnya, kliennya mengalami trauma dan ketakutan jika bertemu suaminya. Perlakuan kasar yang diterima oleh RAA, terakhir kali dialami pada 16 Juli 2020 lalu.

“Tapi pelaporan baru dilakukan beberapa hari lalu, yaitu tanggal 9 November 2020 di Polres Purbalingga,” kata Alim Mustofa, kepada Wartawan, Sabtu (14/11/2020) siang.

Pihaknya berharap, pelaporan tersebut bisa segera ditindaklanjuti secara profesional. Sebab, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (UU PKDRT), Polisi harus segera memproses kasus KDRT.

“Laporan waktu itu diterima dan ditanda tangani oleh Aipda Romadhona. Bukti laporan sangat lengkap. Termasuk, sudah ada hasil visum dan juga saksi terkait dugaan KDRT yang dialami oleh kliennya. Tapi sejak melaporkan, hingga saat ini klien saya belum juga diperiksa untuk dimintai keterangannya,” ujarnya.

Alim menjelaskan, bahwa sejak beberapa bulan lalu, RAA memilih pulang ke rumah orang tuanya di Kroya, Cilacap. Selain trauma yang dialami korban sendiri, juga untuk menjaga psikis anaknya. Anak juga mengalami trauma karena melihat sendiri KDRT yang dilakukan ayah kepada ibunya.

“Dugaan ada orang ketiga itu dibuktikan saat RAA hendak mengambil mobil di rumah yang ada di Purbalingga. Bahkan, sempat terjadi ketegangan ketika dirinya akan mengambil mobil miliknya itu,” kata Alim.

Baca Juga : Tak Kunjung Pulang, Satiyo Ditemukan Meninggal Di Kebun

Terpisah Kasat Reskrim Polres Purbalingga AKP Meiyan Priyantoro membenarkan bahwa sudah ada laporan terkait hal tersebut. Pihaknya masih akan memeriksa dan mendalami berkas-berkas yang ada.

“Betul, ada. Sedang kami proses,” kata AKP Meiyan.

Diakui olehnya, beberapa waktu terakhir pihaknya banyak menerima laporan kasus dugaan KDRT. Sehingga, dirinya belum bisa menjelaskan, sejauh mana kasus tersebut ditangani oleh pihaknya.

Berita Terkait

36 Rumah Rusak, Ratusan Penghuninya Diungsikan karena Tanah Gerak di Pagersari Pengadegan

  Sejumlah 36 rumah di Desa Tumanggal, Dusun Pagersari, Kecamatan Pengadegan, Kabupaten Purbalingga rusak. Sedangkan ratusan penghuninya diungsikan SD N 2 Tumanggal. Hal itu diakibatkan...

10 Rumah di Gunung Wuled Terancam Longsor

Sejumlah sepuluh rumah di Desa Gunung Wuled, Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga terancam atas terjadinya pergerakan tanah. Bahkan, beberapa rumah sudah terjadi retakan di tembok....

10 Rumah di Gunung Wuled Terancam Longsor

Sejumlah sepuluh rumah di Desa Gunung Wuled, Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga terancam atas terjadinya pergerakan tanah. Bahkan, beberapa rumah sudah terjadi retakan di tembok....

Bank Jateng Berikan 65 HP ke Pegawai Pemerintah, Jangan Sampai Disalahgunakan

Sejumlah 65 unit handphone (HP) dibagikan kepada aparatur sipil negara (ASN). Alasannya, selama ini para admin media sosial (medsos) instansi, masih menggunakan HP dan...

Lansia di Purbalingga Wafat Terperosok Lubang Bekas Sumur yang Tertutup Banjir

Banjir yang melanda wilayah Desa Jetis, Kecamatan Kemangkon, Kabupaten Purbalingga mengakibatkan satu orang meninggal dunia, Kamis (03/12/2020) siang. Bukan karena terserat arus banjir, namun...

Berita Terkini

Pelaku Pembunuhan Wanita Penghuni Kos Karangkandri ditembak Polisi, Ini Sejumlah Fakta Yang Terungkap

Peristiwa pembunuhan wanita penghuni kos di Karangkandri, Kesugihan yang menggegerkan berhasil diungkap polisi. Kurang dari 24 Jam, Satuan Reserse Kriminal Polres Cilacap meringkus pelaku....

Gass Pool, KONI Banjarnegara Gelar Pelatihan Pelatih Bola Voli Desa

Geliat olahraga bola voli mulai banyak digandrungi oleh masyarakat perdesaan di Banjarnegara. Bahkan, beberapa desa sudah memiliki fasilitas olahraga bola voli yang bisa digunakan...

Mantap! Mitra Binaan Kilang Pertamina Cilacap Juara 3 Local Hero

  Konsistensi Pertamina Refinery Unit (RU) IV Cilacap dalam mendorong pelaku UMKM tetap bertahan dalam situasi apapun berbuah manis. Baru-baru ini, Asih Wijayanti, pelaku UMKM...

Pembahasan Pemekaran Banyumas Dinilai Abaikan Covid-19, Ini Jawaban Ketua Dewan

  Pembahasan pemekaran Kabupaten Banyumas menjadi tiga daerah otonom dinilai beberapa pihak sebagai bentuk pengabaian masalah yang lebih penting, yakni Covid-19. Atas tudingan itu, Ketua...

Kilang Pertamina Cilacap Berupaya Tekan Angka Losses

  Para perwira Pertamina Refinery Unit (RU IV) Cilacap yang tergabung dalam tim losses mengikuti upskilling /pelatihan peningkatan kemampuan yang dilakukan secara pembelajaran daring melalui...

Target Rp 1,8 M Bulan Dana PMI Akan Difokuskan pada Penanganan Covid-19

Target pengumpulan bulan dana tahun ini, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Banyumas senilai Rp 1,8 miliar. Rencananya dana yang terkumpul akan digunakan untuk penanganan...

Banjir Enam Kecamatan di Banyumas Mulai Surut

  Seharian beberapa desa di enam kecamatan yang ada di Kabupaten Banyumas terendam air luapan Sungai Serayu, Kamis (3/12/2020). Akhirnya luapan air mulai surut pada...

36 Rumah Rusak, Ratusan Penghuninya Diungsikan karena Tanah Gerak di Pagersari Pengadegan

  Sejumlah 36 rumah di Desa Tumanggal, Dusun Pagersari, Kecamatan Pengadegan, Kabupaten Purbalingga rusak. Sedangkan ratusan penghuninya diungsikan SD N 2 Tumanggal. Hal itu diakibatkan...