Tas Ransel Berisi Batu, Satreskrim Polres Cilacap Selidiki Penemuan Mayat di Pantai Teluk Penyu

Cilacap, Serayunews.com-Sejumlah kejanggalan ditemukan pada tubuh mayat yang ditemukan di perairan Pantai Teluk Penyu Cilacap. Beberapa diantaranya yaitu terdapat tas ransel berisi batu yang diikatkan menggunakan tali rafia pada tubuh korban. Atas kejanggalan tersebut, Satuan Reserse Kriminal Polres Cilacap turun tangan menyelidiki peristiwa penemuan mayat itu.

Sebekumnya, Petugas dari Kepolisian Resor Cilacap dan juga Basarnas melakukan evakuasi terhadap jasad mayat yang ditemukan di panyai Teluk Penyu. Dibawa ke kamar mayat RSUD Cilacap untuk dilakukan visum.

Kepala Kepolisian Resor Cilacap Ajun Komisaris Besar Polisi Dery Agung Wijaya melalui Kasatreskrim AKP Onkoseno Grandiarso Sukahar mengatakan untuk memastikan penyebab kematian dari mayat yang ditemukan akan dilakukan otopsi.

“Penyebabnya belum dipastikan, jadi untuk memastikannya akan diotopsi di RSUD Margono Purwokerto,” ujarnya.

Belum diketahui identitas dari mayat laki-laki yang ditemukan. Namun ciri-ciri mayat tersebut yakni tinggi kurang dari 165 cm dan berat 70 kg.

Kasat juga membenarkan jika pada mayat laki-laki tersebut juga menggendong tas hitam berisi batu dan tangan terikat dengan tali rafia. Meskipun demikian, pihaknya belum memastikan mayat tersebut korban pembunuhan atau bunuh diri.

“Kami belum bisa menyimpulkan, kita masih melakukan pemeriksaan terhadap mayat tersebut, dan penyelidikan,” katanya. (ale)

 

View this post on Instagram

Penemuan Mayat Tanpa Identitas Mengenakan Tas Ransel Cilacap, Serayunews.com- Warga yang berada di kawasan pantai Teluk Penyu Cilacap atau di pantai area 70, Rabu (26/2/2020) siang digegerkan dengan penemuan mayat dari dasar laut. Berdasarkan informasi yang dihimpun, mayat laki laki yang diperkirakan berusia antara 30 – 40tahunan itu pertama kali ditemukan seorang warga yang tengah berenang sekitar pukul 12.00 WIB. Mayat tersebut kemudian dievakuasi warga ke daratan. Nur Jaya (64) petugas Parkir di Pantai Teluk Penyu mengatakan jika keberadaan mayat laki-laki tersebut diketahui sekitar pukil 12.30 WIB. Diketahui pertama kali oleh dua orang pemuda, yang sedang berada di sekitar pantai. "Ada dua orang pemuda lagi nyari ikan, tidak tahu namanya, melihat ada yang terapung, seperti orang, kelihatan sekitar 4-6 meter dari bibir pantai, terus ditarik ke darat," ujarnya. Ternyata seorang laki-laki dengan umur sekitar 40 tahun, mengenakan celana panjang jeans warna biru, dan jaket warna biru. Melihat ada mayat yang ditemukan, dia kemudian melaporkan kepada petugas kemanan dari Kodim 0703 Cilacap dan petugas Pos Area 70. "Laki-laki, pakai celana panjang, sepatu, jaket biru, tapi tangannya diikat tali rafia hitam, badannya juga diiket tali rafia, belakangnya ada tasnya. Tapi saya tidak mengecek identitasnya ada atau tidak, karena yang penting sudah melaporkan ke petugas," katanya. Kepala Satuan Polisi Perairan Cilacap AKP Huda Syafi yang turut mengevakuasi mayat tersebut mengatakan, penyebab pasti korban dalam peristiwa itu masih dalam penyelidikan. Ia menghimbau agar masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya untuk melapor ke polisi. "Ciri ciri kulit korban sawo matang, tinggi sekitar 165 cm, mengenakan sepatu berwarna coklat," jelasnya kepada serayunews.com Petugas dari Kepolisian Resor Cilacap dan juga Basarnas melakukan evakuasi terhadap jasad mayat yang ditemukan di panyai Teluk Penyu. Dibawa ke kamar mayat RSUD Cilacap untuk dilakukan visum. Selanjutnya akan dibawa ke RS Margono Soekarjo Purwokerto untuk dilakukan visum. #infocilacap #cilacap

A post shared by SerayuNews (@serayu_news) on

Komentar