Tidak Gunakan Masker Warga Banyumas Bisa Kena Sanksi Denda

Purwokerto, Serayunews.com- Melalui Surat Keputusan (SK) Bupati Banyumas Nomor 360/181/Tahun 2020 agar masyarakat berperan aktif dalam penanggulangan atau perluasan corona virus disease di Kabupaten Banyumas, satu diantaranya agar masyarakat tetap menggunakan masker, jika tidak masyarakat akan terkena denda bahkan sanksi pidana.

Peraturan tersebut yakni selalu menggunakan masker atau penutup mulut dan hidung baik dalam ruangan, rumah, kantor, gedung maupun di luar ruangan. Tidak mengadakan kegiatan yang berupa mengumpulkan atau berkerumun orang, kecuali mendapat izin dari instasi yang berwenang.

Kemudian memeriksakan diri ke dokter atau fasilitas layanan kesehatan terdekat, bagi yang merasa sakit dengan gejala batu, pilek, nyeri telan atau nyeri persedian.

Sanksi pidana dan sanksi-sanksi lainnya telah diatur dalam Undang-undang Nomo 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular, Kitab Undang-undang hukum pidana Pasal 212, Pasal 216 dan Pasal 218, UU Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan dan atau ketentuan sanksi pidana dan sanksi lainnya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Tidak serta merta, kita edukasi dulu, kita bagikan masker gratis dulu. Masa percoabaan ada, kalau saya cenderung ke denda,” ujar Bupati saat dikonfrimasi, Sabtu (4/4).

Sedangkan untuk nominal dendanya, Bupati masih mengaku akan memperhitungkannya, dimana nantinya denda akan diberlakukan secara bertahap.

“Kalau soal denda saya harus diskusikan dengan DPRD dulu, angkanya nantilah. Percobaannya itu sekitar 1 minggu,” kata dia.

Namun, untuk pembahasan lebih lanjut, menurut Bupati akan dilakukan setelah adanya masker yang datang ke Pemkab dan siap dibagikan kepada masyarakat Kabupaten Banyumas secara gratis.

“Kita sudah siapkan masker, nanti dibahas setelah maskernya datang (masa percobaan dan denda, red),” ujarnya.

Komentar