More

    Uang Retribusi Sampah dan BBM Senilai Ratusan Juta Diduga Dikorupsi, 30 Orang Dari DLH Diperiksa Kejaksaan

    Purbalingga, serayunews.com – Uang retribusi sampah dari masyarakat diduga dikorupsi oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Purbalingga. Tak hanya itu, anggaran dana BBM operasional pengelolaan sampah juga diselewengkan. Total kerugian diperkirakan mencapai Rp 600 juta rupiah.

    Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Purbalingga, Lalu Syaefudin menyampaikan
    Saat ini Kejari Purbalingga sedang menyusut dugaan penyelewengan dana tersebut. Surat perintah penyidikan (Sprindik) sudah diturunkan. Ada dua item pada kasus ini, yakni retribusi sampah dan anggaran BBM.

    “Sprindik turun hari ini, kami sudah bentuk tim penyidikan. Ada dua item, pertama adalah uang retribusi sampah dan anggaran BBM. Total dua item itu sekitar 500 juta,” kata Lalu Syaefudin, didampingi Kasi Intel Indra Gunawan dan Kasi Pidsus Meyer Volmar Simanjuntak di kantor kejaksaan setempat, Jumat (18/09/2020).

    Dugaan penyimpangan tersebut terjadi pada tahun anggaran 2017-2018. Kasus ini terkuak berawal dari laporan masyarakat adanya dugaan penyimpangan tersebut. Seksi Intel Kejari Purbalingga kemudian melakukan penyelidikan pengumpulan data kurang lebih empat bulan. Setelah bukti cukup, kejaksaan meningkatkan status kasus ini menjadi penyidikan.

    “Kalau yang anggaran BBM menggunakan dana APBD Kabupaten, sedangkan retribusi sampah dari masyarakat yang seharusnya untuk KAS daerah, tapi tidak dimasukkan ke kas daerah,” katanya.

    Sejauh ini, lanjutannya pihaknya sudah memanggil sejumlah nama untuk dimintai keterangan. Mulai dari kepala dinas, bendahara, sampai pekerja lainnya. Setidaknya ada sekitar 30 orang yang sudah dimintai keterangan.

    “Ada 35 orang yang dimintai keterangan. Belum ada tersangka saat ini. Tersangka bisa diketahui setelah proses penyidikan selesai,” ujarnya.

    Kasi Pidsus, Meyer menambahkan, proses penyidikan ditargetkan paling lama dua bulan rampung. Pihaknya juga menunggu hasil penghitungan riil kerugian negara dari pihak auditor.

    “Kita targetkan sekitar dua bulan bisa selesai. Kerugian negara kan dari hitungan kami sekitar Rp 600 juta. Tapi bisa berpotensi naik karena penghitungan riil dari auditor belum selesai,” katanya.

    Mengenai modusnya, belum bisa dipastikan. Pada intinya, ada penyelewengan anggaran. Karena di belanjakan tidak pada semestinya.

    “Belanja yang tidak sesuai dg semestinya, dan retribusi sampah. Kita mengumpulkan alat bukti, baru bisa menyimpulkan siapa yang harus tanggungjawab,” kata Mayer.

    Terpisah, kepala DLH Kabupaten Purbalingga Priyo Satmoko mengatakan, dari DLH sudah dimintai keterangan terkait dugaan kasus tersebut. Lebih dari sepuluh orang yang dipanggil.

    “Pada intinya kalau DLH dimintai keterangan kami siap. Sudah banyak (yang dimintai keterangan,) mulai dari saya, petugas retribusi, dan sopir-sopir,” kata Priyo.

    Dia menjelaskan, dia menjabat sebagai kepala DLH pada akhir tahun 2018. Sehingga dia tidak terlalu memahami pengelolaan sebelumnya. Sedangkan secara teknis, terkait hal itu ada pada bidang tersendiri, yakni bidang pengelolaan sampah.

    “Kebetulan saya kan masuk di 2018 akhir, jadi tidak terlalu memahami saat itu, dan hal itu secara teknis ada bidangnya tersendiri,” katanya.

    Dia menjelaskan, alur untuk retribusi itu mulai dari masyarakat, lalu diambil oleh petugas retribusi. Selanjutnya dikumpulkan ke bendahara dan diteruskan ke KAS daerah.

    “Petugas penarik sudah dari dinas. Masing masing besaran retribusi beda, ada yang perusahaan, pertokoan, dan retribusi untuk masyarakat. Rata-rata untuk yang masyarakat ya 300 ribu rupiah,” kata Priyo. (Amin)

    Berita Terkini

    Ratusan Barang Kuno di Museum Soegarda Purbalingga Dikaji

      Ratusan koleksi Museum Prof Dr R Soegarda Poerbakawatja dikaji dan didokumentasikan. Pengkajian dilakukan oleh tim Padma, dan arkeolog sejak Juli lalu. Nantinya, hasil kajian...

    Sarwa Pramana Akan Pimpin Purbalingga, Selama Bupati Defnitif Cuti Kampanye

    Purbalingga, Serayunews.com - Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi SE BEcon MM menjalani cuti selama masa kampanye. Untuk mengisi kekosongan jabatan, hingga 5 Desember mendatang...

    Calon Bupati Oji Masih Dirawat di Jakarta, Belum Bisa Pastikan Hadir Untuk Pengambilan Nomor Urut 

    Purbalingga, Serayunews.com - Calon Wakil Bupati Zaeni Makarim Supriyatno ST belum bisa memastikan pasangannya Muhamad Sulhan Fauzi, SE MM  bisa hadir pada acara pengambilan...

    Dua Pasangan Resmi Ditetapkan Sebagai Cabup dan Cawabup Pilkada Purbalingga

    Purbalingga, Serayunews.com - Dua pasangan bakal calon Bupati - Wakil Bupati resmi ditetapkan sebagai calon oleh KPU. Penetapan calon setelah dilaksanakan rapat pleno tertutup...

    Berita Terkait

    Kantor DPD Golkar Sempat Disegel, Bamsoet Minta Kader Fokus Pilkada 

    Purbalingga, Serayunews.com - Kader dan pengurus DPD Partai Golkar Kabupaten Purbalingga diminta untuk lebih fokus hadapi Pilkada. Tugas prioritas saat ini adalah memenangkan calon...

    Sarwa Pramana Akan Pimpin Purbalingga, Selama Bupati Defnitif Cuti Kampanye

    Purbalingga, Serayunews.com - Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi SE BEcon MM menjalani cuti selama masa kampanye. Untuk mengisi kekosongan jabatan, hingga 5 Desember mendatang...

    Calon Bupati Oji Masih Dirawat di Jakarta, Belum Bisa Pastikan Hadir Untuk Pengambilan Nomor Urut 

    Purbalingga, Serayunews.com - Calon Wakil Bupati Zaeni Makarim Supriyatno ST belum bisa memastikan pasangannya Muhamad Sulhan Fauzi, SE MM  bisa hadir pada acara pengambilan...

    Dua Pasangan Resmi Ditetapkan Sebagai Cabup dan Cawabup Pilkada Purbalingga

    Purbalingga, Serayunews.com - Dua pasangan bakal calon Bupati - Wakil Bupati resmi ditetapkan sebagai calon oleh KPU. Penetapan calon setelah dilaksanakan rapat pleno tertutup...

    Ada Bakal Calon Bupati Purbalingga Dikabarkan Terpapar Covid

      Dua Kakak Kandungnya Juga Meninggal Selang Waktu Beberapa Jam Purbalingga, Serayunews.com - Beredar kabar bakal Calon Bupati Purbalingga, Muhammad Sulhan Fauzi (Oji) positif terpapar covid....

    Baru Sepuluh Hari Dibuka, Taman Bermain Alun-Alun Ditutup Lagi 

    Purbalingga, Serayunews.com - Baru sepuluh hari diresmikan, Alun-Alun Purbalingga kembali ditutup. Pasalnya, usai dibuka, pengunjung alun-alun membludak. Penutupan ini juga dilakukan menyusup kasus postif...