Sabtu, 17 April 2021

Usung Keranda, 22 DPAC Protes dan Duduki Kantor DPC PKB Banyumas

Ada Keranda dan Berbagai Poster seruan saat 22 DPAC menduduki kantor DPC PKB Banyumas.

Protes terhadap keputusan DPP PKB atas penunjukan Danan Setianto sebagai ketua DPC PKB Banyumas berlanjut. Sebanyak 22 Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) PKB Banyumas, Senin (8/3) petang menduduki kantor DPC dan menggelar tahlilan bersama. Keranda pun dibawa ke kantor DPC sebagai simbol matinya demokrasi.


Purwokerto, serayunews.com

Ketua DPAC PKB Sokaraja, Muktamir mengatakan, aksi ini sebagai kelanjutan dari protes terhadap muscab PKB kemarin yang dianggap telah mengabaikan aspirasi DPAC.

“Kita tetap konsisten menolak keputusan DPP dan akan terus memperjuangkan aspirasi DPAC sampai DPP mau mendengar dan mengakomodir suara mayoritas dari bawah,” katanya.

Kantor DPC PKB Banyumas yang berada di Jalan Sultan Agung, Karangrau, Kecamatan Sokaraja juga dipenuhi dengan karangan bunga ukuran besar yang bertuliskan, ‘Turut Berbelasungkawa Atas Meninggalnya Saudari Musyawarah binti Mufakat dalam Muscab PKB’. DPAC juga membawa keranda yang ditempatkan di halaman kantor, sebagai simbol matinya demokrasi di PKB.

Sementara itu, Koordinator FK DPAC PKB Kabupaten Banyumas, Wasmin Amin Nur Saad yang juga Ketua DPAC Purwokerto Barat mengatakan, usulan mayoritas DPAC untuk Ketua Dewan Tanfidziyah atau ketua DPC PKB Banyumas adalah Imam Santosa, Sekretaris Mutamir, dan bendahara Ia sendiri.

Usulan yang disampaikan saat penjaringan (pra muscab) beberapa waktu lalu, sama sekali tidak diakomodasi oleh DPP. Padahal DPAC merupakan ujung tombak partai di lini bawah.

“Hari ini, kita duduki kantor DPC PKB, sampai tuntutan kita direalisasikan oleh DPP,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut juga dibacakan pernyataan sikap DPAC yang ditujukan kepada DPP. Di antara isi sikap tersebut, menyatakan menolak keputusan DPP PKB terkait penunjukan Dewan Tanfidz DPC PKB

Banyumas periode 2021-2026, karena tidak sesuai dengan aspirasi dari DPAC. Lalu, menyatakan walk out dari ruang sidang muscab. Kemudian, meminta kepada DPP untuk mengubah putusan yang sesuai dengan aspirasi riil dari DPAC demi menjaga suasana yang kondusif dan kepentingan partai yang lebih luas.

Selanjutnya, DPAC juga menyatakan tetap solid dan berkomitmen untuk membesarkan PKB di Banyumas. FK DPAC juga meminta kepada DPP untuk mengedepankan asas musyawarah-mufakat dengan tetap mempertimbangkan suara mayoritas DPAC.

DPAC menyatakan tetap mendukung Imam Santosa  sebagai ketua Dewan Tanfidz DPC PKB Bayumas, Mutamir sekretaris, dan Amin NurSaad sebagai bendahara.

Berita Terkait

- Advertisement -

Berita Terkini