Wong Desa Lawan Potensi Kelumpuhan Ekonomi di Masa Pandemi

Pandemi Covid-19 telah melumpuhkan sebagian sektor ekonomi. Di tengah kondisi seperti ini, Dosen Universitas Amikom Purwokerto, Septi Fajarwati MPd tergerak membantu masyarakat.


Purwokerto, Serayunews.com

Septi Fajarwati MPd memberikan pelatihan kerajinan tangan crochet kepada ibu dasa wisma (dawis) di Desa Bantarwuni RT 3/3 Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas. Langkah itu sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.

“Kelompok dawis ini belum pernah mendapatkan pelatihan apapun dari pemerintah desa atau pihak lainnya. Padahal di tengah pandemi seperti ini perlu pelatihan serupa untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan kelompok dawis,” katanya.

Di tengah semakin sulitnya ekonomi, keterampilan yang dimiliki ibu dawis akan memberikan peluang usaha berbasis rumahan. Pelatihan tersebut menjadi satu alternatif untuk meningkatkan jiwa kewirausahaan. Satu di antaranya dengan mengadakan pelatihan kerajinan tangan menggunakan teknik single crochet bagi ibu-ibu dawis.

“Nanti produk-produk yang dihasilkan dapat dijual, sehingga dapat membantu perekonomian keluarga terutama di masa pandemi saat ini,” ujarnya.

Sementara itu, mentor pelatihan kerajinan tangan crochet ini, Tria Novanda mengatakan keterampilan ini dapat menjadi bekal dalam berwirausaha jika dilakukan dengan sabar dan telaten. Dengan aneka rajut yang dapat dihasilkan dari kerajinan tangan teknik single crochet ini. Di antaranya berupa dompet, tas, tempat sedotan, tempat pensil, tempat uang koin, bros, dan lainnya.

“Keterampilan tangan dengan teknik single crochet membutuhkan ketelatenan dari ibu-ibu dawis supaya dapat menghasilkan produk dengan nilai jual yang tinggi. Dengan bekal keterampilan ini akan menjadi peluang bagi ibu-ibu dawis untuk berwirausaha,” katanya.

Berita Terkait

Berita Terkini