Selasa, 6 Desember 2022

Buntut Banjir di Kertanegara Purbalingga, Ratusan Rumah Warga Terendam, 13 KK Mengungsi

Relawan Baznas Purbalingga membantu membersihkan rumah warga di Desa Kertanegara Kecamatan Kertanegara, Purbalingga yang terendam banjir, Jumat (18/11/2022). (Dok Baznas Purbalingga)

Banjir yang melanda Kecamatan Kertanegara, Purbalingga, Jumat (18/11/2022) menyebabkan ratusan rumah warga terendam. Selain itu sejumlah warga juga terpaksa mengungsi karena rumahnya terkena banjir.


Purbalingga, serayunews.com

“Banjir terjadi di Desa Mergasana dan Desa Kertanegara Kecamatan Kertanegara. Bencana alam ini terjadi karena hujan deras yang mengguyur sejak sore hari,” kata Kasi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Purbalingga, Mukhsoni dalam laporan yang juga disampaikan kepada serayunews.com, Jumat (18/11/2022) malam pukul 23.10 WIB.

Dia menjelaskan di Desa Mergasana banjir merendam 23 rumah di wilayah RT 01/02/03 RW. 01. Banjir terjadi karena luapan Sungai Pase di wilayah tersebut. Ketinggian air bervariasi dari 15 cm Hingga 1eter.

Sejumlah warga terpaksa mengungsi karena rumahnya terkena banjir Masjid Al-Iklas Desa. 

“Ada 13 Rumah 13 KK 43 jiwa malam ini mengungsi Masjid Al-Iklas Desa. Mergasana Kecamatan Kertanegara. Rumah mereka terendam banjir dan hujan masih turun,” terangnya.

Sementara itu di Desa Kertanegara Kecamatan Kertanegara banjir disebabkan oleh arus Sungai Wotan yang berada di sebelah timur Asrama Haji yang meluap ke sungai Bringkeng. Akibatnya debit sungai Bringkeng meluap ke pemukiman warga di Dusun 3, Dusun 4 dan Dusun 5.

“Data yang kami terima menyebutkan sekitar 140 rumah warga terendam air. Ketinggiannya antara 30-100 cm,” paparnya.

Untuk perkiraan rumah yang terendam air + 140 rumah, dengan ketinggian air antara 30 – 100 cm. Banjir juga menyebabkan pagar rumah milik Suharti di wilayah RT. 2 RW. 5 Dusun 5 roboh. Selain itu tembok dapur rumah milik Hilal juga roboh.

“Jajaran pemerintah desa setempat dan dibantu warga melakukan pembersihan di jalan dan rumah masing-masing. Kami mengimbau kepada masyarakat setempat untuk waspada dan berhati-hati. Sampai pukul 21.45 WIB hujan masih lebat dan warga masih tetap waspada walaupun debit air sudah berangsur surut,” tutur Mukhsoni.

Dalam kesempatan terpisah Wakil Ketua Baznas Purbalingga Muhammad Imron Faizhal mengatakan pihaknya juga telah menurunkan relawan untuk melakukan penanganan banjir. Langkah pertama yang dilakukan adalah mengetahui bagaimana kondisi warga.

“Relawan kami di lapangan membantu membersihkan rumah yang warga terkena banjir. Kita juga siapkan bantuan logistik untuk warga terdampak banjir,” imbuhnya.

Editor :Kholil

Berita Terpopuler

Berita Terkini