Rabu, 1 Desember 2021

Bupati Purbalingga Lantik 84 Pejabat dan Beri Pesan Tegas agar Tak Seperti Priyayi

Bupati Purbalingga melantik sejumlah pejabat fungsional, Rabu (17/12021) di Pendapa Dipokusumo.

Bupati Purbalingga melantik sejumlah 84 orang pejabat fungsional, Rabu (17/12021) di Pendapa Dipokusumo. Kepada para pejabat itu, Bupati Dyah Hayuning Pratiwi mengingatkan 7 fungsi dasar Aparatur Sipil Negara (ASN). Sebagai ASN diharapkan bisa melakukan inovasi dan kreasi dalam kinerjanya.


Purbalingga, serayunews.com

Dalam sambutannya, Tiwi menyampaikan ada satu orang pejabat struktural pimpinan tinggi pratama dan 84 orang pejabat fungsional yang dilantik. Pejabat pimpinan tinggi pratama yang dilantik adalah Ir. Zaenal Abidin, SH sebelumnya Staf Ahli Bupati bidang ekonomi pembangunan menjadi Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan.

“Satu pejabat tinggi pratama ini karena yang bersangkutan belum mengikuti pelantikan pada Jumat (5/11/2022),” kata Tiwi.

Sementara pejabat fungsional yang dilantik terdiri dari Bidan Terampil 17 orang, Dokter Pertama 12 orang, Nutrisionis Mahir 1 orang, Perawat Ahli Pertama 2 orang, Perawat Terampil 7 orang, Terapis Gigi dan Mulut Terampil 2 orang dan Guru Pertama 43.

Kepada para pejabat fungsional yang dilantik, Bupati Tiwi berpesan untuk segera melakukan kordinasi dengan pimpinan OPD-nya masing-masing dan segera membantu mengejar target-target yang telah ditetapkan.

“Kita itu tidak boleh bekerja monoton itu-itu saja. Dengan adanya tantangan keterbatasan anggaran dan SDM, tentu diperlukan inovasi. Saya yakin para ASN di Purbalingga pinter-pinter dan pasti punya ide kreatif dan program inovatif yang bisa diterapkan untuk meningkatkan kinerja OPD,” katanya.

Tiwi juga mengingatkan, seluruh ASN di lingkungan pemerintah Kabupaten Purbalingga harus mampu mengamalkan 7 nilai dasar yang telah dirumuskan oleh Kemenpan RB. Masing-masing yakni Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboraktif (berAKHLAK).

“Jargon berAKHLAK ini kiranya benar-benar menjadi komitmen para pemimpin agar ASN dapat terus berakselerasi dalam menjalankan tugas melayani masyarakat.” kata Tiwi.

Sesuai dengan Undang-Undang No-5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, ASN memiliki tiga fungsi, yang pertama adalah sebagai pelayan masyarakat, pelaksana kebijakan publik, dan tugas sebagai perekat dan pemersatu bangsa.

“Sudah tidak zaman ASN menjadi priyayi akan tetapi sebagai ASN harus turun ke lapangan mendekat ke masyarakat, mendengar apa yang menjadi keluhan masyarakat, karena kita ini petugas yang melayani masyarakat,” kata dia.

Pelantikan pejabat fungsional dihadiri Wakil Bupati H. Sudono, Ketua DPRD HR. Bambang Irawan, Sekda Herni Sulasti dan sejumlah pejabat terkait lainya.

Berita Terkait

Berita Terkini