Selasa, 29 November 2022

Cegah Abrasi dan Antisipasi Tsunami, Ribuan Pohon Ditanam di Pantai Bunton Adipala

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo bersama Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji menanam ribuan pohon jenis Pule

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo bersama Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji menanam ribuan pohon jenis Pule, Palaka dan Butun di pantai Cemara Sewu Desa Bunton Kecamatan Adipala Cilacap. Penamanan pohon tersebut sebagai upaya pencegahan abarasi maupun ancaman tsunami.


Adipala, serayunews.com

Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo mengatakan, Jumlah pohon yang ditaman berjumlah 3.313 pohon. Jumlah tersebut tidak cukup, dan masih membutuhkan jutaan pohon lagi untuk ditanam disepanjang pantai guna menahan abrasi dan tsunami pada periode puluhan, ratusan hingga ribuan tahun yang akan datang.

Doni menambahkan, penanaman pohon di Desa Bunton dipilih karena berdasarkan peristiwa tsunami tahun 2006 lalu, desa ini pernah dilanda gempa dan tsunami yang sumbernya dari selatan Pangandaran. Selain Desa Bunton, tidak sedikit desa-desa disepanjang pantai Cilacap, yang terdampak tsunami dengan korban mencapai sekitar 165 orang.

“Pada tahun 1921, juga pernah terjadi gempa dan tsunami di wilayah Cilacap ini, artinya gempa dan tsunami adalah peristiwa yang berulang, kemungkinan pada periode puluhan atau ratusan tahun yang akan datang, peristiwa itu bisa terulang kembali. Oleh karenanya memilih mitigasi berbasis vegetasi, adalah salah satu upaya kita dan ini adalah perintah presiden, jangan semua mendadak terjadi,” ujar Doni usai penamaan pohon di pantai Cemara Sewu Desa Bunton Rabu (28/04).

Menurut Doni, Kita semua punya kewajiban untuk bisa melindungi wilayah pantai, baik dari abrasi maupun ancaman tsunami, terutama pantai-pantai yang mempunyai resiko gempa dan tsunami khususnya di pantai barat di wilayah Sumatera, selatan pulau Jawa serta beberapa lainnya di Sulawesi, Maluku, Maluku Utara dan Papua bagian Utara.

“Jenis vegetasi yang dipilih adalah yang tepat untuk pesir pantai anatara lain, cemara udang, ketapang laut, pule, palaka dan waru, serta beberapa jenis tananaman lain yang mampu, bertahan untuk jangka waktu yang sangat lama dan usianya bisa mencapai ratusan tahun. Jadi kalau kita membangun sebuah vegetasi di sepanjang bibir pantai, artinya kita bisa memberikan perlindungan untuk genarasi mendatang,” kata Doni.

Sementara itu, Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji menyampaikan bahwa pihaknya akan terus berupaya menjaga dan memperbanyak vegatasi di pesisir pantai Cilacap, serta mengajak masyarakat untuk ikut peduli melestarikannya.

“Penamaan pohon di pantai Cemara Sewu dilahan seluas sekitar 15 hektar menjadi contoh dan akan diperbanyak lagi di seluruh pantai Cilacap bersama TNI Polri dan instansi lainnya, serta mengajak masyarakat untuk lebih peduli melestarikan, karena dengan pohon tersebut dapat melindungi dari abrasi dan tsunami,” ujarnya.

Acara penamanan pohon dihadiri Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo bersama jajarannya, Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji, pejabat Kementerian atau lembaga terkait, Pemprov Jawa Tengah, Pejabat Forkopimda Cilacap, Forkopimcam Adipala, BPBD Cilacap, relawan dan masyarakat pecinta lingkungan.

Sedangkan jalannya acara acara diisi dialog dengan masyarakat menganai pengetahuan dan pengalaman bencana tsunami yang melanda Desa Bunton, kemudian acara ditutup dengan penanaman oleh tamu undangan dan para peserta di sekitar pantai Cemara Sewu Desa Bunton Adipala Cilacap.

Editor :M Amron

Berita Terpopuler

Berita Terkini