Selasa, 6 Desember 2022

Cerita Keluarga di Purbalingga Misa Virtual di Depan TV

Keluarga Suharjono warga Perum Bojong Purbalingga, saat mengikuti jalannya misa natal secara virtual, Jumat (25/12/2020).

Pandemi Covid-19 membuat ada sebagian warga yang melakukan misa Natal secara online. Salah satunya dilakukan keluarga Suharjono, warga Kelurahan Bojong Purbalingga, Jumat (25/12/2020).


Purbalingga, serayunews.com

K eluar dari kamar menuju ruang belakang untuk menjemur handuk yang baru saja dipakai. Sembari melangkah, Suharjono menyuruh anak perempuannya, Iven (15), untuk mandi. Sebab, nanti akan bergantian dengan adiknya, Vio (10). Sementara, istrinya, Mariska, masih menggendong Jevon, buah hatinya yang baru berusia 13 hari.

Saat jarum jam menunjukan pukul 08.35 WIB, semua anggota keluarga sudah rapi. Ayah, Ibu, serta anak-anaknya mengenakan pakaian berwarna merah. Harjono masih nampak sibuk beberes di ruang tengah. Dia memindah pohon Natal yang sebelumnya ada di ruang tamu.

Televisi dia nyalakan, dan semua anggota duduk menatapnya. Ya, 25 Desember tahun ini mereka tidak pergi ke Gereja Kristen Jawa (GKJ) Purbalingga. Melangsungkan misa Natal kali ini, Harjono dan keluarga memilih di rumah saja, secara virtual.

“Ada imbauan balita dan lansia untuk tidak menghadiri ibadah di gereja, karena masa pandemi seperti sekarang ini. Jadi kami pilih di rumah saja, anak ketiga saya baru 13 hari,” kata Suharjo.

Meski melalui daring, namun keluarga yang tinggal di kompleks Perumahan Bojong ini, tetap mengikuti seluruh rangkaian misa natal. Suasana hikmat tetap terasa, meskipun dilaksanakan di ruang yang ukurannya tak lebih dari 4×3 meter.

“Kami tetap berusaha khidmat. Meski tetap beda saja dibanding saat di gereja,” ujarnya.

Ibadah tetap harus dilaksanakan, dan kesehatan tetap diutamakan. Berkah Natal tak ingin mereka lewatkan.

“Semoga semua segera membaik. Damai di bumi, damai di hati, dan kasih Tuhan selalu menaungi, amin,” ujarnya.

Sementara itu, perayaan misa Natal di GKJ Purbalingga, tetap melakukan secara offline. Namun tetap dengan penerapan protokol kesehatan. Begitu datang, para jamaah diwajibkan cuci tangan. Sebelum masuk satu per satu dicek suhu. Tempat duduk pun dilakukan jaga jarak.

Ibadah Natal dilaksanakan dua sesi. Pertama pada pukul 07.00 WIB, diharapkan khusus untuk jemaat yang bertempat tinggal dekat dengan gereja. Sedangkan untuk sesi kedua, pukul 09.00 WIB. Diarahkan untuk jemaat yang rumahnya jauh.

Sedangkan bagi anak usia di bawah 15 tahun, dan lansia serta jemaat yang kondisi fisiknya tidak sehat, diimbau untuk mengikuti ibadah melalui live streaming (on line) di rumah masing-masing.

Berita Terpopuler

Berita Terkini