Coklit Serentak di Purbalingga, Pejabat dan Tokoh Masyarakat Jadi Sasaran

Petugas Pantarlih melaksanakan coklit di salah satu warga di Kabupaten Purbalingga, Selasa (14/2/2023). (Joko Santoso/Serayunews)

Panitia Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) di Kabupaten melaksanakan pencocokan dan penelitian (coklit) serentak data pemilih Pemilu 2024, Selasa (14/2/2023). Sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat jadi sasaran kegiatan tersebut.


Purbalingga, serayunews.com

“Hari ini sebanyak 2959 anggota Pantarlih melaksanakan coklit serentak. Ada beberapa pejabat yang memang kita coklit hari ini. Di antaranya Wakil Bupati (Wabup) Purbalingga Sudono. Selain itu juga sejumlah tokoh masyarakat,” kata anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Purbalingga Andri Supriyanto kepada serayunews.com.

Dia menyampaikan coklit serentak juga dilaksanakan dari rumah ke rumah. Selain Wabup, juga terdapat nama mantan Bupati Purbalingga Tasdi dan Sukento Ridho Marhaendrianto.

Selanjutnya juga terdapat nama Dekan Fakultas Hukum (FH) Unsoed Purwokerto M Fauzan, budayawan Agus Sukoco, Ketua MUI Rokhib Abdurachman serta sejumlah anggota DPRD Purbalingga.

Dia mengatakan, pemutakhiran data pemilih merupakan tahapan penting dalam pemilu sebagai bentuk perlindungan hak pilih warga negara dalam gelaran Pemilu 2024. Oleh karena itu, anggota Pantarlih harus bekerja dengan teliti dan cermat.

“Sehingga seluruh warga yang sudah memiliki hak memilih tidak ada yang terlewatkan,” katanya.

KPU Purbalingga mencatat Data Penduduk Potensial Pemilihan (DP4) hingga Desember Tahun 2022 berjumlah 776.013 orang. Jika dibandingkan Pilkada tahun 2020 maka ada kenaikan sekitar 32.467 orang potensial pemilih.

“Coklit akan berlangsung hingga 11 April 2023. Masing-masing anggota Pantarlih akan melaksanakan coklit di masing-masing Tempat Pemungutan Suara (TPS),” imbuhnya.

Berita Terkait

Berita Terkini