Dipercaya Tangkal Corona, Pengusaha Jamu Bagikan Ramuan Herbal Gratis

Ketua PPJAI Banyumas Nur Cholis menunjukan bahan ramuan herbal di rumah produksi miliknya, Genta Padi

Cilacap, Serayunews.com – Merebaknya wabah virus corona di berbagai negara, termasuk Indonesia. Hal membuat masyarakat meningkatkan kewaspadaan masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan. Selain pola hidup sehat, cara lain yaitu dengan meningkatkan daya tahan tubuh. Salah satunya dengan meminum ramuan tradisional atau ramuan herbal.

Di Banyumas, para pengusaha jamu membagikan jamu empon empon yang terdiri dari berbagai bahan bahan alami. Mereka yang tergabung dalam Perkumpulan Pelaku Jamu Alami Indonesia (PPJAI), membagikan gratis kepada masyarakat y ang melitas di perempatan Buntu Banyumas.

Selain paket empon empon atau ramuan herbal dalam kemasan, masyarakat maupun sejumlah pengendara yang melintas juga diberikan jamu yang telah diseduh.

Ketua PPJAI Banyumas Nur Cholis mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk respon terkait dengan situasi terkini tentang isu virus korona. Hal itu juga sebagai wujud kepedulian kepada masyarkat untuk pentingnya meningkatkan daya tahan tubuh dengan cara meminum ramuan herbal.

Didalam kemasan jamu tradisional itu diantaranya terdiri dari bahan bahan alami yakni, kayu manis, temulawak, kayu angin, kapulaga, temu item dan lain sebagainya.

“Masih  banyak yang kurang tau manfaat jamu, padahal didalam jamu banyak kandungan alami untuk meningkatkan kekebalan tubuh sehingga bisa mencegah kerentanan tubuh dari penyakit seperti virus dan termasuk virus corona,” jelasnya.

Menurutnya, jamu tradisional merupakan warisan leluhur yang memang terasa khasiat dan manfaatnya. Sumber daya alami dari ramuan tradisional juga melimpah tersedia di Indonesia.

“Kalo dilihat sejarah diuji coba oleh raja dan khasiatnya sudah terbukti, sedangkan obat kimia ujicobanya menggunakan hewan. Maka sebenernya, jamu tradisional adalah ilmu dari warisan budaya yang harus dilestarikan,” ujarnya.

Ia berharap aksi tersebut juga diharapkan dapat menjadi momentum bangkitnya tradisi kebudayaan bangsa. Yakni dengan mengurangi konsumsi obat kimia atau yang bersifat instan.

“Berkaitan dengan kewaspadaan terhadap virus corona, lebih ditekankan adalah bagaimana upaya pencegahan secara mandiri dengan berperilaku hidup sehat. Meminum jamu sebagai pelengkap untuk meningkatkan daya tahan tubuh,” ungkapnya.

Berita Terkait

Berita Terkini