More
    Minggu, 19 September 2021

    Dor! Polisi Lumpuhkan Pencuri Mobil di Purbalingga

    Para pelaku pencurian mobil saat konferensi pers. (Amin)

    Satreskrim Polres Purbalingga ringkus empat pelaku sindikat pencurian mobil. Masing-masing Safria (34), Pujianto (43), Rahmat H (60), dan Sulasto (33). Dua di antaranya terpaksa dilumpuhkan kakinya, karena berusaha kabur saat dilakukan pengejaran.


    Purbalingga, serayunews.com

    Kapolres Purbalingga AKBP Era Jobnya Kurniawan menyampaikan, empat tersangka memiliki peran masing-masing. Dua pelaku utama, yakni Safria dan Pujianto. Mereka sebagai pelaku utama yang beraksi melakukan pencurian.

    “Modusnya mereka keliling menggunakan sepeda motor mencari sasaran, utamanya mobil pikup. Satu mengawasi dan satu beraksi,” kata AKBP Era, Rabu (15/09/2021) di halaman Mapolres Purbalingga.

    Sedangkan dua pelaku lain yakni, Rahmat dan Sulasto, mereka keterlibatannya adalah sebagai penadah. Rahmat membeli barang dari Safira kemudian dipretel. Sulasto dia bertugas mempretel onderdil mobil curian itu.

    “Jadi pelaku utama menjual masih dalam bentuk utuh, kemudian oleh penadah dipreteli, dan dijual pretelan,” katanya.

    Diketahui, Safia merupakan warga Jatiinegara Kabupaten Tegal. Pujianto merupakan warga Karangtengah, Kecamatan Kertanegara, Purbalingga. Sedangkan Rahmat sesuai KTP warga Jakarta, dan Sulasto warga Tasikmalaya.

    “Barang hasil curian langsung dibawa ke wilayah Tasikmalaya,” ujarnya.

    Lebih lanjut Kapolres menjelaskan, polisi berhasil meringkus para tersangka, sekitar dua pekan aksinya di Purbalingga. Masing-masing ditangkap di lokasi berbeda. Safira ditangkap di wilayah Tegal, sedangkan Pujianto di wilayah Purbalingga. Keduanya sempat kabur saat dilakukan penangkapan. Terpaksa petugas melepaskam timah panas ke kaki pelaku.

    “Penangkapan di lokasi berbeda, lokasinya bukan di rumah tapi dijalanan, dan sempat melarikan diri,” ujarnya.

    Empat tersangka diancam hukuman yang berbeda sesuai perannya. Dua pelaku utama diancam Pasal 363 ayat (1) ke-3, ke-4, dan ke-5 KUHP dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara. Sedangkan Penadah diancam hukuman Pasal 480 ayat ke-1 dan ke-2 KUHP dengan ancaman hukuman empat tahun penjara.

    BERITA TERKAIT

    PSCS Takluk 1-2 dari Tim Milik Raffi Ahmad RANS Cilegon FC

    PSCS Cilacap takluk 1-2 dari RANS Cilegon FC dalam laga uji coba yang digelar di Pancoran Soccer Field Jakarta pada 18 September 2021. RANS...

    Pengusaha Kecil di Banjarnegara Dilatih Digital Marketing

    Digital marketing dapat mengubah bisnis seseorang jika dilakukan dengan benar dan serius. Untuk itu para pelaku usaha kecil di Banjarnegara harus berani beralih dan...

    Bagaimana Nasib Porprov? Ini Penjelasan KONI Jateng

    Gonjang ganjing penundaan pelaksanaan Porprov di Pati Raya kembali mengemuka dalam rapat koordinasi ketua KONI se wilayah Dulongmas di Banjarnegara, Sabtu (18/9/2021). Hal ini...

    Ajang Dulongmas Terkatung-katung, Ini Hasil Keputusan KONI Beberapa Wilayah

    Para Ketua KONI Kabupaten Kota se wilayah Karesidenan Kedu, Pekalongan, dan Banyumas (Dulongmas) menggelar rapar koordinasi di Banjarnegara, Sabtu (18/9/2021). Mereka membahas terkait pelaksanaan...

    Erat Hubungan dengan Masyarakat, Pelaku Transportasi di Purbalingga Dapat Prioritas Vaksin oleh Polisi 

    Tak hanya menggencarkan swab antigen, para pelaku transportasi di Purbalingga juga diberi jatah vaksin. Dalam keseharian mereka yang berhubungan dengan banyak orang, maka kekebalan...

    8 Saksi Diperiksa, Ini Penjelasan Polisi Terkait Insiden Kapal Pengayoman yang Tenggelam

    Pasca insiden terbaliknya Kapal Pengayoman IV milik Kemenkumham di perairan Nuskambangan, Jumat (17/09), Penyidik Polres Cilacap lakukan penyelidikan dengan memeriksa 8 orang saksi. Mereka...

    Begini Cerita Desa Babakan Kawunganten yang Jadi Sentra Budidaya Udang Vaname

    Desa Babakan Kecamatan Kawunganten Kabupaten Cilacap dijadikan sebagai pilot project pengembangan ekonomi kerakyatan berbasis perikanan dengan pengembangan budidaya udang vaname. Budidaya di Cilacap ini...

    Pertamina Salurkan Bantuan Budidaya Udang Vaname di Cilacap, Ini Tujuannya

    Komitmen PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) dalam mewujudkan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan/Sustainable Development Goals (SDG’s) terus dilakukan melalui berbagai program. Terbaru, PT KPI mengimplementasikannya dalam...