
SERAYUNEWS-Sosok yang berada di balik keberhasilan Swedia lolos ke Piala Dunia 2026 adalah pelatih mereka Graham Potter. Sebelumnya, Potter dikenal salah satunya, karena hanya seumur jagung menjadi pelatih Chelsea.
Sempat melambung saat melatih Brighton & Hove Albion, Graham Potter kemudian menjadi pelatih Chelsea pada September 2022. Harapannya tentu saja Potter bisa membawa Chelsea melambung tinggi.
Tapi, apa yang dia lakukan bersama Chelsea tidak memuaskan sang pemilik klub. Akhirnya pada April 2023, Potter dipecat dari Chelsea. Setelah gagal bersama Chelsea, Potter tidak kelihatan batang hidungnya dalam waktu cukup lama.
Dia baru kembali muncul di tepi lapangan setelah menjadi pelatih West Ham pada Januari 2025. Dia menjadi pelatih West Ham hanya samapi September 2025. Sampai akhirnya pada Oktober 2025, dia menjadi pelatih timnas Swedia.
Di tangannya, Swedia mampu menang dua kali dalam playoff kualifikasi Piala Dunia 2026. Swedia mampu mengalahkan Ukraina 3-1 dan kemudian mengalahkan Polandia 3-2. Dua kemenangan itu mengantar Swedia lolos ke Piala Dunia 2026.
Tentu saja ini adalah capaian bagus bagi Swedia. Sebab, dalam dua ajang besar terakhir mereka tidak bisa lolos. Swedia gagal lolos ke Piala Dunia 2022 dan gagal lolos ke Piala Eropa 2024. Kini tinggal menunggu bagaimana sihir Graham Potter di Piala Dunia 2026.
Swedia ada di grup F dalam Piala Dunia 2026. Mereka satu grup dengan Tunisia, Jepang, dan Belanda.