Rabu, 1 Desember 2021

Gandeng Kadin, UMKM Desa Kutawuluh Banjarnegara Dilatih Desain dan Foto Produk

Para pelaku usaha kecil menengah di Desa Kutawuluh, Kecamatan Purwanegara, Kabupaten Banjarnegara menggelar pelatihan desain kemasan dan foto produk UMKM. (Maula)

Tak ingin produk UMKM di wilayahnya tertinggal dengan daerah lain, para pelaku usaha kecil menengah di Desa Kutawuluh, Kecamatan Purwanegara, Kabupaten Banjarnegara menggelar pelatihan desain kemasan dan foto produk UMKM.


Banjarnegara, serayunews.com

Pelatihan bagi UMKM dilakukan di aula Desa Kutawuluh, Kamis (18/11/2021) dengan menggandeng Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Banjarnegara.

Kepala Desa Kun Pangesti mengatakan, pelatihan ini sengaja digelar agar para pelaku UMKM di wilayahnya berani dan bisa memasarkan produknya lebih luas lagi. Desain kemasan dan foto produk menjadi hal yang sangat penting dalam pemasaran, apalagi pada era digital saat ini.

“Sebenarnya banyak produk UMKM kami yang menarik dan tentunya enak, hanya saja kemasannya masih apa adanya, sehingga butuh sentuhan agar produk menjadi lebih menarik,” katanya.

Selain itu, dengan kemasan yang menarik, tentu akan lebih mudah menggaet pelanggan baru, sehingga produk semakin banyak diminati dan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat.

Ketua Kadin Banjarnegara Akhmad Fajar mengatakan, Banjarnegara sebenarnya kaya akan produk UMKM dengan kualitas unggul. Hanya saja selama ini masih banyak pelaku UMKM yang masih bingung dalam membuat produknya lebih menarik.

“Kadin terus melakukan pendampingan terhadap UMKM, sesuai dengan target dan tagline nasional terkait UMKM naik kelas, desain kemasan serta foto produk menjadi bagian penting dalam pemasaran,” katanya.

Selain itu, untuk mendukung kebangkitan UMKM di Banjarnegara, Kadin bersama pemerintah juga mulai mempersiapkan gerai UMKM sebagai sarana untuk melakukan display produk UMKM Banjarnegara.

“Ibaratnya kemasan harus bisa membuat calon pembeli jatuh cinta pada pandangan pertama, sehingga saat melihat, mereka akan membeli dan mencoba,” katanya.

Selain itu, Kadin juga akan melakukan pendampingan bagi pelaku UMKM yang belum memiliki izin produk rumahan atau PIRT. Hal ini sangat penting agar pembeli merasa aman saat memilih produk tersebut.

“Pasar produk UMKM masih terbuka lebar, digital marketing juga bisa menjadi sarana untuk memasarkan produk,” ujarnya.

Dalam pemasaran digital, tentu saja kemasan dan foto produk menjadi poin yang sangat penting untuk menggaet pelanggan.

Berita Terkait

Berita Terkini