More
    Jumat, 21 Januari 2022

    Ganjar Minta Tak Ada Lagi Kasus Vaksin Kedaluwarsa

    Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengingatkan pemerintah daerah agar selalu menginput data vaksinasi ke aplikasi smile. Sehingga ke depan tak lagi ditemukan kasus ribuan stok vaksin yang kedaluwarsa.


    Semarang, Serayunews.com
    Ganjar mengatakan, stok vaksin di daerah banyak yang kedaluwarsa pada Kamis (13/1) kemarin. Namun setelah diklarifikasi, jumlahnya berkurang banyak karena sebenarnya sudah disuntikkan.
    “Kemarin sudah dilaporkan ke kita ada yang telat memasukkan ke aplikasi smile, jadi sebenarnya sudah habis, tapi memang ada yang belum habis. maka kami minta per hari ini semua diklafirikasi semua, ini sudah habis bener atau belum tercatat,” ujarnya.
    Stok vaksin yang masih dan kedaluwarsa kemarin, kata Ganjar sudah dikumpulkan. Ganjar pun telah berkomunikasi dengan Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) terkait kelayakan vaksin tersebut.
    “Vaksin sudah dikumpulkan, kita minta ke BPOM apakah kalau tanggal kedaluwarsa pada tanggal itu betul-betul vaksin tidak bisa digunakan apakah masih ada jeda,” katanya.
    Ganjar mengatakan, jika BPOM menyebut stok tersebut masih bisa digunakan maka akan digunakan untuk vaksinasi boosting yang saat ini sudah dijalankan.
    “Kalau masih ada jeda kita manfaatkan, toh sekarang ada kebijakan boosting, kita bisa boosting buat yang lain. Eman-eman kalau tidak,” ujarnya.
    Di sisi lain, Ganjar juga kembali mengingatkan kepada daerah untuk selalu menginput data vaksin ke aplikasi smile. Apalagi menurut catatannya, ada vaksin yang akan kedaluwarsa pada tanggal 15 dan 30 Januari.
    “Kita sudah cek langsung ke sana agar semua menyiapkan betul untuk dikebut. (Dinkes) masih mendata. kemarin sudah ada informasi ke saya, saya minta klarifikasi, kalau tidak jangan-jangan ada problem input data,” katanya.
    Hingga 13 Januari kemarin, Ganjar membeberkan sebanyak 4.350 di delapan daerah yang kedaluwarsa. Rinciannya di Brebes 120 dosis, Jepara 10 dosis, Klaten 20 dosis, Magelang 350 dosis, Pemalang 2.270 dosis, Purworejo 1.290, Tegal 40 dosis, dan Salatiga 250 dosis.
    “Ini sudah ada yang konfirmasi umpama yang Purworejo, fisiknya sudah selesai tapi update di smile belum. Saya minta ditanyakan satu-satu. Jangan sampai banyak-banyak yang kedaluwarsa, jangan sampai puluhan ribu,” tegasnya.
    Terkait vaksin booster, Ganjar mengatakan saat ini baru Kota Semarang yang sudah melaksanakan. Pemprov Jateng, lanjut Ganjar konsentrasinya kepada lansia dan komorbid. Sejalan dengan itu, persiapan untuk vaksinasi booster dilakukan.
    “Kita siap-siap aja maka kalau tadi yang belum terserap dan masih bagus itu bisa dipakai untuk boosting. Kan kaya moderna, jhonson and jhonson, astrazeneca yang Tokyo waktu itu banyak yang milih-milih, maunya sinovac. Ini yang ada kalau sudah diizinkan, suntikkan saja semuanya,” tandasnya.

    BERITA TERKAIT

    Dua Pemuda Diamuk Warga karena Curi Motor di Kaligondang

    Dua pemuda asal Kecamatan Kaligondang, Kabupaten Purbalingga diamuk warga, Kamis (20/01/2022) malam. Hal itu terjadi karena Her (19) dan Ir (20) diketahui telah melakukan...

    Bencana Tanah Bergerak di Aribaya Banjarnegara Meluas, Tiga Warga Diungsikan

    Bencana tanah bergerak di Desa Aribaya Kecamatan Pagentan, terus terjadi dan makin meluas akibat tingginya intensitas hujan pada, Kamis (20/1/2022). Karena kondisi tersebut, tiga...

    Banjarnegara Dapat 32 Ribu Alokasi Sertifikat Tanah

    Pemerintah Kabupaten Banjarnegara mendapatkan sedikitnya 32 ribu sertifikat tanah, melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di tahun 2022. Demikian disampaikan Kepala Kantor Pertanahan...

    Cabuli 13 Siswi di Cilacap, Guru Agama Ini Bisa Saja Dituntut Hukuman Kebiri

    Penyidik Polres Cilacap melimpahkan berkas perkara kasus pencabulan 13 siswi oleh gurunya sendiri kepada Kejaksaan Negeri Cilacap. Jaksa menyebut tuntutan hukuman kebiri tidak menutup...

    Dugaan Kasus Korupsi APBDes Kesugihan Kidul Masuk Tahap Pra Penuntutan, Adakah Tersangka Lain?

    Dugaan Kasus Korupsi yang menyeret oknum Kepala Desa Kesugihan Kidul Cilacap masih dalam tahap pra penuntutan oleh jaksa peneliti Kejaksaan Negeri Cilacap. Hasil penelitian...

    Tuntaskan Perkara Pidana dengan Restorative Justice, Kejari Cilacap Berikan Penghargaan kepada Penyidik Kepolisian

    Kejaksaan Negeri (Kejari) Cilacap berikan pengahargaan dan apresiasi kepada penyidik kepolisian yang telah bekerja sama menuntaskan perkara pidana dengan restorative justice (keadilan restorasi) atau...

    Innalillahi! Pria Ini Hendak Terbangkan Merpati, Malah Tewas Tertabrak Kereta Api di Kesugihan Cilacap

    Warga Kesugihan Cilacap digegerkan dengan meninggalnya seorang pria tertabrak kereta api di Desa Dondong, Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap, Kamis (20/01/2022) siang sekitar pukul 11.45...

    Honorer Bakal Dihapus Mulai 2023, Begini Kata Pemkab Cilacap

    Pemerintah pusat melalui Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi memastikan, penghapusan honorer di tiap instansi pemerintah bakal dimulai 2023 mendatang. Terkait hal itu,...