Jumat, 24 September 2021

Ganjar Temukan Protokol Kesehatan Tak Ketat pada Sekolah di Klaten

Ganjar kala inspeksi mendadak (sidak) di SD Negeri 1 Wadunggetas, Kabupaten Klaten, Senin (13/9/2021).

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kembali mengimbau kepada seluruh sekolah yang ada di Jawa Tengah terkait pentingnya pengajuan izin sebelum menggelar kegiatan maupun pembelajaran tatap muka (PTM). Hal itu disampaikan Ganjar kala inspeksi mendadak (sidak) di SD Negeri 1 Wadunggetas, Kabupaten Klaten, Senin (13/9/2021). Dari sidak itu, Ganjar melihat protokol kesehatan (prokes) di sekolah dasar itu tak terlalu ketat.


Klaten, Serayunews.com

“Ternyata gurunya belum dikasih penjelasan sama dinas, sekolahnya belum. Maka nanti kita akan komunikasikan sama Pemkab Klaten agar kasih penjelasan, karena ini dianggap bukan PTM, ini hanya ujian,” ujarnya.

Ganjar menegaskan, meski sekadar ujian dan bukan PTM resmi sekolah harus tetap menerapkan prokes yang ketat. Peran Satgas COVID-19 di sekolah pun penting untuk pengawasan.

“Bahkan ada anak tadi yang masuk saja lolos nggak pakai masker, berarti tidak aware (sadar) dong. Nah yang begini harus disiapkan satgasnya. Satgas COVID setiap sekolahan agar kemudian nanti mereka bisa kontrol, mulai dari masuk sampai pulang,” tegas Ganjar.

Ia menilai dengan adanya pengajuan izin, sekolah yang melaksanakan kegiatan baik PTM atau bukan adalah sekolah yang benar-benar siap, baik dari sarana prasarana maupun SOP protokol kesehatan.

“Makanya kenapa setiap kegiatan sekolah itu kita minta mereka izin atau tidak boleh melakukan sama sekali. Rata-rata kalau sudah mengelola begini, dalam praktek mereka tidak cukup mudah untuk mengelola. Jadi itu masuk kategori nggak siap, kalau nggak siap ya nggak boleh dipaksakan,” tandas Ganjar.

Berita Terkait

Berita Terkini