Rabu, 25 Mei 2022

Gedung B RSUD Cilacap Diresmikan, Ruang IGD Bisa Menampung Puluhan Pasien

Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji saat meresmikan Gedung B RSUD Cilacap (Ulul Azmi)

Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji meresmikan Gedung B RSUD Cilacap, Kamis (31/3/2022). Gedung ini dipergunakan untuk berbagai unit pelayanan termasuk instalasi gawat darurat (IGD) berkapasitas hingga 23 pasien.


Cilacap, serayunews.com

Peresmian gedung B RSUD Cilacap ini ditandai dengan pemotongan pita, penandatanganan prasasti, dan peninjauan bangunan oleh Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji. Dalam seremoni itu Bupati didampingi Wakil Bupati Syamsul Auliya Rachman, Direktu RSUD Moch Ichlas Riyanto, Kepala Dinkes Pramesti Griana Dewi, dan sejumlah pejabat OPD serta tamu undangan lain.

Baca juga  Sepi Kejuaraan Selama Pandemi, Tahun Ini Purwokerto Jadi Tuan Rumah Sirkuit Nasional Bulu Tangkis dan Motoprix

“Saya meminta kepada Direktur RSUD Cilacap untuk terus berbenah supaya orang yang datang ke rumah sakit bukan tambah sakit tapi tambah sehat dengan fasilitas dan infrastruktur yang memadai,” ujar Bupati Tatto.

Menurut Bupati, bahwa wajah Kabupaten Cilacap ditentukan oleh kualitas pelayanan publik yang terus lebih baik.

“Yang lebih penting lagi bukan gedungnya, tapi bagaimana meningkatkan pelayanan yang lebih baik dan prima,” kata Bupati.

Gedung B RSUD dengan tiga lantai ini akan digunakan untuk sejumlah unit layanan yang saling terkait. Yakni IGD, kamar operasi IGD, HCU, radiologi, laboratorium, dan instalasi rawat inap kelas 1, 2, dan 3.

Baca juga  Cerita Pemudik yang Nyaris 3 Kali Lebaran Tidak Mudik ke Cilacap: Aku Bukan Bang Toyib

Direktur RSUD Cilacap Moch Ichlas Riyanto menyampaikan, pembangunan Gedung B dimulai sejak tahun 2019. Pelaksanaannya terbagi dalam tiga tahap.

Tahap I tahun 2019 dengan nilai kontrak Rp28,15 miliar, tahap II tahun 2020 dengan nilai kontrak Rp8,73 miliar, dan tahap III tahun 2021 dengan nilai kontrak Rp10,95 miliar.

 “Di sini ada beberapa ruang kegawatdaruratan misalnya Ruang Kuning, Ruang Hijau sesuai dengan kondisi pasiennya. Penambahannya ada ruang operasi juga, yang memang harus secepatnya mendapatkan tindakan operasi bisa dilaksanakan segera tanpa harus dirujuk ke ruang operasi di belakang,” kata Ichlas.

Baca juga  Progres Pembangunan Fisik Lamban, Bupati Purbalingga “Warning” Kepala OPD

Untuk ruang IGD, dapat menampung hingga 23 pasien. Sedangkan untuk lantai 2 dan 3 digunakan untuk ruang Farmasi, laboratorium, dan ruang rawat inap penyakit dalam untuk kelas 3 sebanyak 56 tempat tidur.

“Tahun 2022, pengembangan Gedung B akan berlanjut untuk pembangunan gapura dan akses jalan ke IGD, pembangunan segmen 3 dengan volume 36×36 m, pembangunan gedung IPSPM dan IKL dengan volume 9×24 m, dan pembangunan gedung gizi dengan volume 12×20 m,” ujarnya.

Berita Terkait

Berita Terkini