Sabtu, 3 Desember 2022

Geger Cabai Rawit Dicat untuk Dijual, Terjadi pada Dua Pasar di Purwokerto

Setelah penemuan cabai rawit hijau muda yang dicat berwarna merah di Pasar Wage Purwokerto, petugas gabungan dari Loka POM Banyumas, Polresta Banyumas hingga Pemkab Banyumas, kembali menemukan cabai tersebut di Pasar Cermai Purwokerto. Meski demikian penemuan tersebut tidak banyak mengingat beberapa cabai telah terjual kepada konsumen, Rabu (30/12/2020).


Purwokerto, Serayunews.com

Kepala Kantor POM Banyumas, Suliyanto, mengatakan pihaknya berusaha menelusuri peredaran cabai dicat tersebut. Kemudian pihaknya mendapati informasi jika di Pasar Cermai juga ada temuan yang sama, setelah salah satu pedagang melaporkan hal tersebut.

“Kami cek di beberapa pasar lainnya sudah tidak ada, kemudian kami mendapati informasi dari pedagang jika mendapatkan cabai itu dari tengkulak di Sumbang. Dari situ kami berangkat ke sumbang dan mendapati sekitar 2 kilogram cabai yang dicat,” ujar dia dalam konferensi persnya di Pendapa si Panji Purwokerto, bersama dengan Bupati Banyumas, Achmad Husein dan pihak Polresta Banyumas.

Suliyanto menambahkan, untuk memastikan kandungan cat pada cabai tersebut, pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, dengan melakukan uji coba laboratorium.

“Kami belum mendapatkan informasi itu mengandung bahan yang dilarang atau tidak, kami belum mengetahuinya karena butuh proses lebih lanjut dalam uji laboratorium. Untuk penanganan lebih lanjut kami juga telah berkoordinasi dengan Polresta Banyumas terkait pelanggaran hukumnya,” katanya.

Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan (Dinperindag) Kabupaten Banyumas, Yunianto menjelaskan, terkait penemuan tersebut, pihaknya telah melakukan penelusuran lebih lanjut, untuk mengetahui mulai kapan cabai dicat itu beredar.

“Hasil penelusuran kami, hanya baru kemarin ditemukan. Kalau hari ini sudah tidak ada. Untuk memonitor kami selalu berkoordinasi mengecek setiap barang yang masuk ke pasar,” ujar dia.

Sementara itu menurut Kanit IV Sat Reskrim Polresta Banyumas, Iptu Yosua Farin Setiawan mengatakan dari hasil penyelidikan pihaknya, ditemukan ada lima dus cabai rawit, dimana masing-masing dus berisikan 30 kilogram cabai rawit yang telah dicampur dengan cabai rawit dicat.

“Masing-masing dusnya sekitar 1-3 kilogram itu yang dicampur warna. Itu kami dapat tadi malam dari penelusuran kami. Selain itu kami juga sudah memeriksa empat orang, sedangkan yang membuat laporan ke kami itu satu orang, pedagang di Pasar Wage,” kata dia.

Berita Terpopuler

Berita Terkini