Jumat, 30 September 2022

Gelar Sosialisasi Pelaku UMKM Banyumas, Adisatrya Dorong Penerapan SNI Agar Produk Naik Kelas

Adisatrya Suryo Sulisto, saat memberikan sambutan pada Sosialisasi Standardisasi dan Penilaian Kesesuaian dengan tema “Tingkatkan Daya Saing Produk UMKM Dalam Negeri dengan SNI”, di Hotel Grand Karlita Purwokerto, Selasa (13/09/2022). (Foto : Tim Adisatrya Center)

Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Adisatrya Suryo Sulisto bekerja sama dengan Badan Standardisasi Nasional (BSN), menggelar kegiatan Sosialisasi Standardisasi dan Penilaian Kesesuaian dengan tema “Tingkatkan Daya Saing Produk UMKM Dalam Negeri dengan SNI”, di Hotel Grand Karlita Purwokerto, Selasa (13/09/2022).


Purwokerto, serayunews.com

Hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, serta Direktur Sistem dan Harmonisasi Akreditasi BSN, Sugeng Raharjo. Dalam acara tersebut, Sugeng Raharjo sebagai narasumber.

Adisatrya dalam sambutannya menyampaikan, para pelaku UMKM di Banyumas harus memahami pentingnya sertifikat Standar Nasional Indonesia (SNI). Hal itu untuk meningkatkan mutu, kualitas, dan daya saing produk.

Selain itu untuk menciptakan kepercayaan konsumen, pelaku UMKM tidak perlu ragu dalam melakukan standardisasi produk. Sehingga dapat segera merasakan manfaatnya.

“Berbagai manfaat dari penerapan SNI, akan mendorong produk UMKM lebih unggul, berdaya saing, dan naik kelas,” ujar Adisatrya.

Adisatrya mengungkapkan, pelaku UMKM di Banyumas perlu memahami bahwa tujuan utama standardisasi adalah untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat dalam aspek kesehatan, keamanan, keselamatan dan pelestarian lingkungan.

“Melalui kegiatan sosialisasi ini, saya berharap pelaku UMKM Banyumas bisa mendapatkan informasi sebanyak-banyaknya mengenai tata cara dan manfaat penerapan SNI. Selain itu, menumbuhkan semangat untuk segera menerapkan SNI terhadap produknya,” ungkap Adisatrya yang merupakan Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Jawa Tengah VIII, Banyumas-Cilacap.

Kesadaran

Lebih lanjut, Adisatrya menjelaskan, kesadaran pelaku UMKM mengenai pentingnya sertifikat SNI masih kurang.

Padahal, penerapan sertifikat SNI akan meningkatkan daya jual produk dan akses pasar domestik. Bahkan, produk yang memiliki tanda SNI memiliki peluang besar untuk diekspor. Sehingga otomatis akan meningkatkan daya saing produk di tingkat nasional maupun global.

Singkatnya, penerapan SNI akan memberikan keuntungan ekonomi bagi pelaku UMKM, salah satunya berupa peningkatan pendapatan.

Wakil Bupati Banyumas, Sadewo, dalam sambutannya menyampaikan pesan kepada pelaku UMKM yang sudah memiliki produk, agar selalu menjaga standar mutu dengan menerapkan SNI. Karena produk yang berlabel SNI, pasarnya akan lebih luas.

“Saya mewakili Pemkab Banyumas, memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Mas Adisatrya sebagai Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Banyumas. Sebab, telah memfasilitasi dan sangat intens membantu, memajukan pelaku UMKM di Banyumas,” kata Sadewo.

Direktur Sistem dan Harmonisasi Akreditasi BSN, Sugeng Raharjo menyampaikan, UMKM sangat penting untuk menopang perekonomian Indonesia. Sehingga, BSN sesuai tugas dan fungsinya melakukan pendampingan kepada pelaku UMKM, untuk lebih memberikan pemahaman dan kesadaran mengenai pentingnya standardisasi produk.

“Sertifikasi produk sangat penting bagi UMKM untuk menjadi lebih kompetitif. Sertifikasi, memastikan keamanan suatu produk dan tidak membahayakan bagi konsumen. Serta lebih meyakinkan konsumen, kalau produk tersebut memiliki kualitas yang baik. Ke depan, BSN menilai produk yang tidak bersertifikat SNI, akan semakin ditinggalkan oleh masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan sosialisasi tersebut, diikuti oleh 60 peserta pelaku UMKM yang berasal dari seluruh kecamatan di Kabupaten Banyumas. (Irfan)

Berita Terpopuler

Berita Terkini