
PAPUA, SERAYUNEWS-Beredar kabar bahwa Gubernur Provinsi Papua membuat keputusan libur khusus Papua terkait final Piala Dunia 2026. Namun, belakangan diketahui bahwa kabar itu tidak benar alias hoaks.
Dokumen yang muncul di media sosial menyebutkan bahwa ada pegawai pemerintah, swasta, dan BUMD diliburkan pada 20 Juli 2026. Alasannya pada pagi 20 Juli 2026 ada final Piala Dunia 2026 antara Argentina vs Spanyol.
Libur tersebut untuk membangun semangat kebersamaan di lingkungan kerja. Dokumen tersebut ada tanda tangan Gubernur Papua Matius D Fakhiri. Tapi ternyata dokumen tersebut adalah palsu alias hoaks.
Pemerintah Provinsi Papua melalui Instagramnya menjelaskan bahwa dokumen yang beredar terkait libur karena final Piala Dunia 2026 adalah hoaks. Kepala Dinas Kominfo Provinsi Papua Jeri Agus Yudianto menegaskan bahwa Gubernur Papua tak pernah mengeluarkan dokumen atau edaran tersebut.
Pemprov Papua meminta masyarakat tak mudah percaya pada kabar yang beredar terkait dengan Pemerintah Provinsi Papua. Masyarakat diminta untuk mengecek info atau sebuah kabar terkait Pemerintah Provinsi Papua melalui kanal resmi Pemerintah Provinsi Papua.
Sekadar diketahui final Piala Dunia 2026 akan dilaksanakan pada 20 Juli 2026 mulai pukul 02.00 WIB mempertemukan Argentina vs Spanyol. Jika mengacu pada perbedaan waktu, maka final tersebut akan dilihat oleh masyarakat Papua pada pukul 04.00 WIT.
Maka di Papua partai final jika waktu normal akan selesai pada pukul 06.00 WIT. Namun jika sampai perpanjangan waktu atau adu penalti, maka pertandingan akan selesai pukul 07.00 WIT atau bahkan lebih.