Sabtu, 29 Januari 2022

Hujan Deras Baliho Toko di Jalan Jenderal Soedirman Purwokerto Roboh, Tutupi Badan Jalan

Hujan Deras Baliho Toko di Jalan Jenderal Soedirman Purwokerto Roboh, Tutupi Badan Jalan. (foto : Shandi)

Hujan deras yang mengguyur perkotaan Purwokerto, Kabupaten Banyumas, menyebabkan baliho yang cukup besar milik sebuah toko yang berada di Jalan Jenderal Soedirman atau sebelah Barat Alun-alun Purwokerto, mengalami roboh hingga menutupi badan jalan. Beruntung, dalam kejadian tersebut, tidak ada kendaraan yang melintas, sehingga tidak ada korban jiwa, Selasa (11/1/2022).


Purwokerto, serayunews.com

Menurut keterangan petugas parkir sekitar lokasi kejadian, Darikun (62), kejadian sekitar pukul 14.00 WIB. Saat itu hujan disertai angin cukup kencang mengguyur wilayah tersebut.

Baca juga  Nekat Sebar Foto Vulgar Mantan Kekasih ke Media Sosial, Pemuda Asal Kemranjen Ditangkap

“Tiba-tiba ada suara cukup keras, pas saya lihat baliho itu kebawa angin sampai terjatuh (dari penyangga besi, red),” ujar dia.

Darikun memastikan, bahwa pada saat kejadian memang tidak ada kendaraan yang melintas, kebanyakan pengemudi sepeda motor lebih memilih untuk meneduh sembari menunggu hujan reda.

“Tidak ada korban jiwa, memang sempat menutupi jalan, tetapi sudah dibersihkan sama petugas,” kata dia.

Dari pantauan serayunews.com, puing-puing baliho tersebut disingkirkan secara cepat oleh petugas Polresta Banyumas, Dinas Perhubungan (Dinhub) Kabupaten Banyumas, serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Banyumas. Hingga sekitar pukul 14.30 WIB, arus lalu lintas kembali lancar, meski masih adanya pengamanan arus lalu lintas oleh pihak Sat Lantas Polresta Banyumas dan Dinhub Kabupaten Banyumas.

Baca juga  Pemerintah Kabupaten Banyumas Targetkan Pendapatan Daerah dari Sektor Pajak Tahun Ini Sebesar Rp 399 Miliar

Di lain tempat, yakni di taman kota Jalan Ahmad Yani Purwokerto, sebuah atap penyangga teras toko mengalami roboh. Beruntung dalam persitiwa tersebut tidak ada korban jiwa.

Berita Terkait

Berita Terkini