
BANJARNEGARA, SERAYUNEWS – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Banjarnegara menggelar peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 di Aula Sasana Bhakti Praja, Sabtu (25/7/2026).
Acara ini tidak hanya sekadar perayaan seremonial, tetapi juga diisi dengan Talkshow Kepemudaan yang bertujuan untuk memantik ide, kolaborasi, dan semangat baru bagi generasi muda dalam menghadapi tantangan zaman.
Turut hadir dalam acara tersebut jajaran Forkopimda, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Dindikpora), Kepala Badan Kesbangpol, Kodim 0704, anggota DPRD, Majelis Pemuda Indonesia (MPI), Korps Alumni KNPI, serta ratusan perwakilan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) se-Kabupaten Banjarnegara.
Ketua DPD KNPI Banjarnegara, Muhammad Nur Fahmi, menegaskan bahwa usia 53 tahun merupakan bukti nyata bahwa pemuda selalu menjadi denyut nadi perubahan bangsa.
Ia mengajak para pemuda untuk bertransformasi dari sekadar pengkritik keadaan menjadi pencipta kesempatan.
Selain menggelar talkshow, KNPI Banjarnegara juga melakukan aksi nyata berupa pendistribusian bibit tanaman kepada masyarakat dan komunitas di berbagai daerah.
“Bagi kami, bibit ini bukan sekadar tanaman. Bibit adalah harapan dan investasi masa depan. Ketika satu bibit ditanam, sesungguhnya kita sedang menanam ketahanan pangan, kepedulian lingkungan, dan optimisme untuk Banjarnegara yang lebih baik,” kata Fahmi.
Fahmi juga memaparkan beberapa agenda strategis dan inovasi DPD KNPI Banjarnegara ke depan, seperti Pra-Musyawarah Kecamatan (Muscam) untuk memastikan roda kaderisasi kepemimpinan terus berjalan dari tingkat akar rumput.
Pihaknya juga mengaku telah melakukan Inovasi Komunitas dengan Pembentukan Kelompok Pecinta Alam di Desa Banjarmangu yang berkolaborasi langsung dengan KNPI sebagai wadah baru bagi pemuda berbasis hobi dan lingkungan.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Banjarnegara Hendro Cahyono, meminta para generasi muda ini untuk berani dan terus bergerak dalam membangun bangsa. Ia juga berharap KNPI benar-benar mampu mewujudkan fungsinya sebagai “Rumah Besar” yang mengayomi seluruh organisasi kepemudaan.
Dalam arahannya, Sekda Hendro Cahyono menitikberatkan pada tiga pesan utama bagi generasi muda Banjarnegara yaitu Maksimalkan Masa Muda dengan hal produktif dan positif.
“Mengutip pepatah agama, saya mengingatkan pemuda untuk memanfaatkan lima perkara sebelum datang lima perkara, khususnya masa muda sebelum masa tua,” katanya.
Ia menyoroti fenomena anak muda yang kerap nongkrong tak terarah hingga larut malam, dan menantang KNPI untuk membuat kegiatan yang lebih inovatif, menyenangkan, dan berdampak ekonomi agar organisasi pemuda tidak kalah pamor dengan komunitas hobi semata.
Lebih jauh, Hendro berharap kawah candradimuka bisa menjadi tempat menempa ilmu dan kemampuan berorganisasi.
“Pemuda, khususnya anggota KNPI ini hati bisa merawat nilai luhur dan Literasi Digital dimana Pemuda diminta menjadi garda terdepan dalam merawat nilai-nilai luhur bangsa yang mulai pudar, seperti budaya gotong royong dan kesopanan,” katanya.
Selain itu, di era digitalisasi saat ini, peningkatan kapasitas literasi digital menjadi hal yang mutlak agar pemuda bijak dalam bersosial media.
“Jangan bingung masalah dana atau program, silakan berkolaborasi dengan OPD terkait seperti Dindikpora, atau berkomunikasi dengan perwakilan dewan yang hadir. Yang terpenting, adakan kegiatan yang bermanfaat untuk Banjarnegara,” katanya.
Peringatan HUT ke-53 ini menjadi momentum kebangkitan kembali DPD KNPI Banjarnegara. Dengan sinergi antara semangat kritis pemuda, aksi nyata di lapangan, dan dukungan penuh dari pemerintah daerah, pemuda Banjarnegara diharapkan tidak hanya menjadi penonton, melainkan pelopor perubahan yang sesungguhnya.